Fakta Peradangan Kanker Payudara yang Perlu Anda Tahu

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:57 WIB
Fakta Peradangan Kanker Payudara yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Inflammatory breast cancer alias peradangan kanker payudara adalah kanker payudara yang langka dan agresif, dan dapat menyebabkan payudara tampak merah dan bengkak.

Dibandingkan dengan bentuk lain dari kanker payudara, peradangan kanker payudara cenderung menyerang perempuan muda. Lelaki yang didiagnosis dengan inflammatory breast cancer berusia lebih tua daripada rata-rata pasien perempuan.

Inflammatory breast cancer sering disalahartikan dengan kondisi lain. Agar masyarakat tidak menyalahartikan gejala yang ditimbulkan dari peradangan kanker payudara ini, hellosehat.com memberikan informasi lebih detil mengenai inflammatory breast cancer.

Gejala dan ciri inflammatory breast cancer
Kasus peradangan kanker payudara bervariasi, tetapi ada beberapa gejala umum. Anda mungkin tidak akan mengalami semua gejala ini, Anda mungkin tidak akan mendeteksi benjolan, dan inflammatory breast cancer mungkin tidak muncul pada mammogram.

Beberapa gejala berikut juga bisa menandakan kondisi lain, sehingga mintalah bantuan dokter Anda.
1. Bertambahnya ukuran payudara secara mendadak (hingga bertambah satu cup dalam beberapa hari)
2. Perubahan warna kulit payudara: merah muda, merah, atau berwarna gelap
3. Kulit terlihat seperti kulit jeruk (disebut peau d’orange)
4. Gatal terus menerus pada kulit payudara
5. Payudara lebih hangat, lebih keras, atau lebih kencang dari biasanya
6. Payudara terasa nyeri yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi
7. Retraksi puting, puting masuk ke dalam
8. Pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan atau di atas tulang selangka

Bagaimana cara mendiagnosis inflammatory breast cancer?
Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan klinis payudara, termasuk pemeriksaan visual payudara Anda. Dokter akan melihat perubahan warna kulit yang mungkin disebabkan oleh sel-sel kanker menghalangi kelenjar getah bening dan pembuluh darah di kulit payudara Anda.

Jika payudara Anda bengkak, itu mungkin disebabkan oleh penumpukan cairan, kondisi yang disebut edema. Dokter Anda akan memeriksa kelenjar getah bening terdekat dengan payudara Anda. Jika kulit payudara Anda bergerigi, atau menyerupai kulit jeruk, juga akan dicatat.

Gejala-gejala ini dapat berkembang dengan cepat, kadang-kadang hanya tampak dalam semalam dan kadang-kadang perlu beberapa minggu atau bulan.

Berdasarkan pemeriksaan payudara klinis, dokter akan membuat diagnosis inflammatory breast cancer, tetapi harus dikonfirmasi dengan tes lainnya. Karena peradangan kanker payudara dapat muncul menjadi kondisi lain, seperti mastitis, penting untuk menindaklanjuti dengan tes tambahan ini.
1. Mammogram – untuk memeriksa tumor atau penebalan kulit dan meningkatkan kepadatan payudara
2. USG – untuk melihat kelenjar getah bening aksila dan massa payudara
3. Biopsi payudara atau biopsi kulit
4. MRI – gambar massa payudara dan perubahan kulit
5. Scan CAT dan PET – gambar dari jaringan lunak, tulang, dan pembuluh darah dan kelenjar getah bening, mungkin situs metastasis

Pertumbuhan inflammatory breast cancer
Peradangan kanker payudara umumnya tumbuh dalam bentuk sarang atau lapisan, bukan berbentuk benjolan.Inflammatory breast cancer menyebar melalui tubuh, di luar payudara, melalui sistem getah bening. Ia dapat menjadi tumor yang tumbuh lambat, tetapi sekali kulit payudara terlihat meradang, dapat dikonfirmasi sebagai kanker yang lebih berkembang dan telah dengan cepat menjalar ke permukaan.

Stadium inflammatory breast cancer
Inflammatory breast cancer selalu diklasifikasikan sebagai stadium 3b atau stadium 4 kanker payudara. Stadium 3b berarti bahwa kanker lebih besar dari 5 cm, pada setidaknya satu kelenjar getah bening, dan belum menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda.

Stadium 4 berarti bahwa kanker berada pada dinding dada dan/atau kulit, kelenjar getah bening ikut terlibat, dan telah menyebar ke organ lain. Penting untuk mengetahui stadium kanker Anda, karena sangat berpengaruh pada rencana pengobatan Anda dan peluang kambuhnya serta kelangsungan hidup.

Pengobatan inflammatory breast cancer
Peradangan kanker payudara bersifat agresif, dan harus diobati dengan tepat. Langkah awal Anda adalah kemoterapi neoadjuvant, yang diberikan sebelum operasi. Anda akan dipantau dengan seksama untuk melihat bagaimana kanker Anda merespon terhadap pengobatan.

Perawatan untuk peradangan kanker payudara mungkin termasuk:
1. Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker dan tumor
2. Radiasi ke dinding dada Anda
3. Terapi biologi yang ditargetkan
4. Mastektomi untuk menghilangkan sisa kanker
5. Aksila diseksi kelenjar getah bening
6. Terapi hormonal untuk mengurangi risiko kambuh

Mungkinkah inflammatory breast cancer kambuh lagi setelah dinyatakan sembuh?
Inflammatory breast cancer memiliki risiko kambuh yang lebih tinggi dari jenis kanker payudara lain. Statistik menunjukkan bahwa angka harapan hidup 5 tahun untuk pasien inflammatory breast cancer adalah antara 25-50 persen, jauh lebih rendah daripada tingkat kelangsungan hidup untuk pasien dengan jenis lain dari kanker payudara.

Setiap kasus adalah unik, jadi diskusikanlah prognosis Anda dengan dokter, untuk mendapatkan solusi yang lebih baik dari situasi Anda.

Jika Anda telah didiagnosis dengan peradangan kanker payudara stadium 3b dan menjalani perawatan yang efektif, Anda mungkin dapat hidup lebih lama dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik setelah diagnosis. Jika ditemukan lebih dini, inflammatory breast cancer dapat diobati sebagai penyakit kronis, dan pasien mungkin dapat bertahan hidup lebih lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah Jaga Pola Hidup, Tapi Masih Kena Kanker Payudara, Kok Bisa?

Sudah Jaga Pola Hidup, Tapi Masih Kena Kanker Payudara, Kok Bisa?

Health | Rabu, 12 Oktober 2016 | 16:12 WIB

Ini yang Picu Timbulnya Benjolan di Payudara

Ini yang Picu Timbulnya Benjolan di Payudara

Health | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:38 WIB

9 Tahun Abaikan Benjolan, Wanda Hamidah Divonis Tumor Payudara

9 Tahun Abaikan Benjolan, Wanda Hamidah Divonis Tumor Payudara

Health | Rabu, 12 Oktober 2016 | 14:26 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB