Miris, Indonesia Timur Tak Punya Dokter Spesialis Kanker

Madinah, Firsta Nodia

Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:30 WIB
Miris, Indonesia Timur Tak Punya Dokter Spesialis Kanker
shutterstock_161069966

Suara.com - Jumlah pengidap kanker di Indonesia meningkat tajam. Hal ini diketahui dari jumlah penderita kanker di Gedung A RCSM yang mencapai 35% dari jumlah total pasien yang dirawat.

Meski jumlah penderitanya masih lebih rendah dibandingkan pasien gagal ginjal, namun biaya perawatan penyakit ini jauh lebih besar.

Data GLOBOCAN 2012 menunjukkan kasus baru kanker, baik pada laki-laki maupun perempuan, cukup besar. Pada laki-laki didominasi kanker paru dan kolorektal, sedangkan perempuan dominan kanker serviks dan kanker payudara.

Terkait pelayanan kanker di Indonesia, Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia Prof. DR. dr. Aru WisaksonoSudoyo Sp.PDl-KHOM mengatakan tidak meratanya dokter spesialis kanker atau onkolog maupun bedah onkolog merupakan salah satu faktor tingginya angka kematian akibat kanker. Bahkan, di ujung timur Indonesia, belum tersedia dokter spesialis kanker.

"Jumlah dokter bedah onkologi hanya 200 orang, spesialis onkologi medik 130 orang, dan spesialis radioterapi lebih kecil lagi. Di Indonesia Timur bahkan tidak ada dokter spesialis onkologi medik maupun bedah onkologi. Oleh karena itu kalau sistemnya untuk mengejar pelayanan kuratif, maka tidak akan terkejar," ujarnya dalam diskusi "Mari Bersama Kalahkan Kanker Payudara" di Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Permasalahan pelayanan kanker di Indonesia, menurutnya, sangat kompleks. Hal ini dapat dilihat dari insiden kanker yang sangat tinggi, diagnosis terlambat mencapai 70 persen kasus, dan pengobatan tidak optimal mencapai 50 persen.

"Tetapi, di antara berbagai tantangan, kemajuan di bidang penyakit kanker juga membaik. Misalnya dalam kemampuan terhadap perjalanan penyakit kanker yang semakin baik sehingga saat ini penderita kanker dapat berumur lebih panjang, bahkan hampir sama dengan orang tanpa kanker," tambahnya.

Hal ini, menurutnya menjadi peluang dalam pelayanan pasien kanker sekaligus perubahan paradigma dari tujuan menyembuhkan menuju perawatan demi meningkatkan kualitas hidup pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Penyakit yang Harus Diwaspadai Lelaki

7 Penyakit yang Harus Diwaspadai Lelaki

Health | Sabtu, 23 Mei 2015 | 08:53 WIB

Penyakit Ini Incar Perempuan Usia 30 Tahun

Penyakit Ini Incar Perempuan Usia 30 Tahun

Health | Sabtu, 04 April 2015 | 20:14 WIB

Kanker Serviks Masih Bisa Sembuh Total

Kanker Serviks Masih Bisa Sembuh Total

Health | Selasa, 07 Oktober 2014 | 19:33 WIB

Terkini

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

×