Mata Anak Bintitan? Begini Cara Mengatasinya

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 24 November 2016 | 19:54 WIB
Mata Anak Bintitan? Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi kesehatan mata anak. (Shutterstock)

Suara.com - Bintit pada mata atau yang kerap disebut “bintitan” bisa terjadi pada segala golongan usia, termasuk bayi dan anak di bawah usia 3 tahun (batita).

Bintit dapat dikenali dari bagian sudut mata yang membengkak, memerah, dan menimbulkan sakit. Bila gangguan ini terjadi pada bayi dan batita, bisa membuat mereka rewel sepanjang hari.

Penyebab mata bintitan dan cara mengobatinya pada anak, sama dengan yang dialami orang dewasa.

Stafilokokus merupakan penyebab mata bintitan. Bakteri ini hidup pada kulit manusia dan dapat menyebabkan bintitan saat tangan yang kotor bersentuhan dengan mata.

Selain bakteri tersebut, radang yang terjadi pada kelopak mata (blefaritis) bisa juga menyebabkan bintit. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau komplikasi akibat penyakit kulit rosaseae.

Bintitan dapat disembuhkan secara alami. Bahan-bahan yang ada di dapur Anda bisa mengatasi bintitan pada anak.

Berikut beberapa bahan tersebut dan cara mengobatinya pada anak:

1. Kantung teh celup
Kompres mata yang bintitan dengan kantung teh celup yang sudah dicelupkan dalam air hangat. Seka sesekali mata yang telah dikompres dengan lap kering yang bersih. Lakukan hal ini beberapa kali dalam satu waktu hingga bengkaknya kempis dan hilang dengan sendirinya.

2. Ketumbar
Ketumbar bisa mengobati mata bintitan. Rebus 2-4 sendok makan biji ketumbar dan ambil air rebusannya untuk mengompres mata. Ketumbar memiliki antioksidan dan sifat alami membunuh bakteri, serta mengurangi peradangan.

3. Kunyit
Kunyit bersifat antibakterial, anti inflamasi, dan mampu mengatasi mata bintitan. Tumbuk halus satu ruas ibu jari kunyit dan peras airnya. Gunakan air perasan tersebut untuk mengompres mata bintitan hingga bengkak mereda dan bintitan hilang.

Menjaga kebersihan mata adalah langkah tepat untuk mencegah bintitan. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan itu datang kembali:
1. Jangan menggosok mata dalam kondisi tangan kotor, karena akan memindahkan kuman.
2. Cuci tangan sebelum melakukan aktivitas apapun.
3. Jika Anda memakai kontak lens, sterilkan sebelum digunakan. Tangan harus dicuci bersih saat sebelum memakainya atau melepaskannya.
4. Hindari penggunaan kosmetik yang kedaluwarsa.
5. Jaga kebersihan tangan. Luka harus segera disembuhkan, jangan sampai merembet pada bagian lain. (Nessy Febrinastri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kehamilan Tingkatkan Risiko Kebutaan pada Diabetesi

Kehamilan Tingkatkan Risiko Kebutaan pada Diabetesi

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 19:28 WIB

Ini Mengapa Penderita Diabetes Rentan Alami Kebutaan

Ini Mengapa Penderita Diabetes Rentan Alami Kebutaan

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 15:45 WIB

Sulit Bedakan Warna, Hati-hati Buta Warna

Sulit Bedakan Warna, Hati-hati Buta Warna

Health | Sabtu, 28 Mei 2016 | 14:05 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB