10 Fakta Tentang Bayi Baru Lahir

Ririn Indriani

Minggu, 27 November 2016 | 09:54 WIB
10 Fakta Tentang Bayi Baru Lahir
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki momongan adalah hal yang diinginkan oleh semua pasangan yang telah menikah. Ini dikarenakan kehadiran anak membuat kebahagiaan rumahtangga semakin lengkap.

Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pasangan melakukan berbagai upaya untuk menjalani program hamil. Dan, ketika anak lahir, ada banyak hal yang perlu diketahui orangtua utamanya orangtua yang kali pertama memiliki momongan.

Berikut beberapa fakta tentang bayi yang baru lahir yang perlu Anda ketahui dilansir laman WebMD.

1. Pup Pertama Mereka Tidak Bau
Warnanya hitam, seperti mekonium yang terdiri dari lendir, cairan dari rahim, dan makanan yang mereka cerna saat masih di dalam ibu. Namun demikian, di dalam pup mereka tidak ada bakteri usus yang membuat kotoran menjadi bau. Segera setelah Anda mulai memberi makanan bayi, bakteri akan mulai datang ke usus mereka. Setelah satu atau dua hari, warna pup menjadi hijau, kuning, atau cokelat dengan bau khas.

2. Kadang-kadang Bayi Berhenti Bernapas
Ketika mereka sedang tidur, mungkin napas akan berhenti selama 5-10 detik. Waktu ini tergolong lama dan bisa membuat ibu atau ayah baru panik. Pernapasan tidak teratur pada bayi adalah normal. Ketika bayi merasa senang atau setelah menangis, mereka dapat menghela 60 napas dalam satu menit. Namun sebaiknya waspada, jika bayi Anda berhenti bernapas untuk waktu yang lama atau berubah biru. Itu merupakan keadaan darurat medis.

3. Amandel Bayi Bisa Tahu Rasa Makanan
Meskipun bayi memiliki sensor rasa yang sama banyak dengan anak-anak atau orang dewasa muda, namun pada bayi mencakup area yang lebih besar, termasuk pada bagian amandel, yang terletak di  bagian belakang tenggorokan. Bayi yang baru lahir bisa merasakan manis, pahit, dan asam, namun tidak dengan rasa asin sampai sekitar usia 5 bulan. Ketika mereka mulai makan makanan padat, mereka akan cenderung menyukai hal-hal yang sama dengan yang ibu suka saat hamil dan menyusui.

4. Awalnya Bayi Menangis Tanpa Air Mata
Bayi mulai menangis mulai usia 2-3 minggu, tapi air matanya tidak muncul sampai mereka berusia sekitar satu bulan. Sore dan menjelang malam adalah waktu rewel yang paling sering. Seringkali, hal itu terjadi tanpa alasan dan apa pun yang Anda lakukan tidak akan membantu. Puncak waktu menangis adalah saat bayi berusia 6-8 minggu. Setelah 3 bulan, biasanya badai telah berlalu.

5. Bayi yang Baru Lahir Miliki Payudara
Ketika lahir, bayi laki-laki dan perempuan seperti memiliki payudara kecil. Hal ini dapat terjadi karena bayi menyerap estrogen dari ibu, dan payudara biasanya akan hilang dalam beberapa minggu.

6. Sebagian Bayi Suka Menoleh ke Kiri
Sekitar 15 persen bayi yang baru lahir suka memutar kepalanya ke arah kiri ketika tidur. Ini tampaknya berhubungan dengan gen, seperti halnya memiliki lesung pipit. Biasanya hal ini berlangsung selama beberapa bulan, dan mungkin dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa orang mengalami kidal.

7. Mereka Memiliki Lebih Banyak Sel-sel Otak Tertentu
Meskipun otak bayi akan membesar dua kali lipat ketimbang saat lahir, namun bayi sudah memiliki sebagian besar sel-sel saraf yang membawa pesan-pesan listrik. Banyak neuron tidak akan diganti karena mati, sehingga orang dewasa memiliki lebih sedikit sel otak daripada bayi. Koneksi antara sel-sel akan berkurang saat mereka tumbuh besar, namun membuat mereka lebih fokus pada kreativitas.

8. Bayi Laki-laki Bisa Ereksi
Biasanya terjadi sebelum mereka pipis. Anggap saja sebagai peringatan bagi Anda untuk bersiap-siap mengganti popok. Para peneliti belum tahu persis sebabnya, namun hal itu bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan atau membuat malu. Anda mungkin sudah pernah melihatnya saat di-USG,  sebelum si Kecil lahir. Apabila penisnya terlihat besar saat lahir, hal itu juga normal. Hormonnya dan hormon ibu memainkan peran.

9. Mereka Bisa Kaget Sendiri
Cukup mudah mengejutkan bayi yang baru lahir. Suara keras, aroma yang kuat, cahaya terang, gerakan tiba-tiba, bahkan tangisan mereka sendiri, bisa membuatnya terkejut. Anda akan tahu hal itu ketika ia membuang lengannya ke samping, tangannya terbuka, lalu cepat-cepat menutup dan melipat kembali pada tubuhnya. Refleks ini bisa ibu perhatikan sebagai sinyal peringatan bahwa si kecil terkaget-kaget, sehingga ibu bisa mencegahnya jatuh.

10. Beberapa Tanda Lahir Akan Hilang
"Gigitan bangau" atau "ciuman malaikat" (tanda merah muda atau merah yang sering berada di dahi, kelopak mata, hidung, atau belakang leher) dan bintik-bintik Mongolia (kebiruan seperti noda tinta di bagian belakang atau bawah leher) biasanya memudar dalam beberapa tahun. Para peneliti belum tahu apa yang menyebabkan hal tersebut.

Tanda berupa warna merah seperti merah stroberi disebabkan oleh pembuluh darah yang tumbuh secara cepat. Tanda lahir ini muncul selama beberapa minggu dan dapat bisa hilang dalam waktu beberapa tahun. (Nessy Febrinastri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Bayi Tak Merespon Suara Berisik, Waspadai Gangguan Pendengaran

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:16 WIB

Berat Badan Bayi Baru Lahir Terkait dengan Risiko Kanker Payudara

Berat Badan Bayi Baru Lahir Terkait dengan Risiko Kanker Payudara

Health | Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:29 WIB

Studi: Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Studi: Jangan Langsung Mandikan Bayi Baru Lahir

Health | Jum'at, 03 Juni 2016 | 11:42 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB