Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Minum Soda

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2016 | 07:13 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Minum Soda
Ilustrasi minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda salah satu penggemar minuman bersoda? Mungkin Anda harus pikir-pikir lagi, karena minum soda ternyata memiliki banyak efek buruk pada tubuh kita.

Namun, sayangnya semakin hari semakin banyak merek serta varian dari minuman bersoda. Penggemar dari jenis minuman ini juga tidak sedikit, dari anak kecil hingga kelompok usia lanjut sering mengonsumsi, serta menyukai rasanya.

Rasanya yang manis dan hadir dengan berbagai rasa membuat minuman ini semakin digemari dari tahun ke tahun. Bahkan diketahui bahwa rata-rata konsumsi dari minuman bersoda yaitu 9,5 galon per orang per tahun pada 1997 dan meningkat menjadi 11,4 galon per orang per tahun pada 2010.

Hal ini menunjukkan bahwa minuman bersoda semakin disukai banyak orang.

Telah banyak memang penelitian yang menyatakan bahwa kebiasaan minum minuman bersoda mempunyai dampak buruk bagi kesehatan, seperti obesitas, yang kemudian orang yang mengalami obesitas berisiko tinggi untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif, misalnya penyakit jantung koroner, diabetes melitus, penyakit ginjal, dan sebagainya. Namun apakah Anda tidak penasaran apa yang terjadi pada tubuh Anda bahkan sesaat setelah meminum minuman bersoda?

Minuman soda memang tidak baik untuk dikonsumsi dan akan timbul berbagai dampaknya, malah dampaknya sudah muncul beberapa menit setelah Anda mengonsumsi minuman bersoda. Berikut adalah dampak yang disebabkan oleh minuman bersoda sesaat setelah Anda meminumnya yang dihimpun hellosehat.com.

1. Dampak minum soda 10 menit pertama
Biasanya, dalam satu kaleng minuman bersoda terdapat minimal 10 hingga 15 sendok teh gula yang setara dengan 160 sampai 240 kalori. Jumlah gula yang Anda dapatkan dari satu kaleng minuman bersoda merupakan jumlah kebutuhan gula dalam satu hari, bahkan jumlah pada minuman tersebut telah melebihi kebutuhan Anda. Sepuluh menit pertama, mungkin beberapa dari Anda akan merasa mual karena gula yang menimbulkan rasa yang sangat manis.

2. Duapuluh menit kemudian, gula darah meningkat
Jumlah gula yang sangat banyak tersebut akan mempengaruhi kadar gula dalam darah Anda. Setelah 20 menit Anda mengonsumsi minuman bersoda, maka gula darah Anda meningkat sangat cepat.

Hal ini kemudian menyebabkan peningkatan produksi hormon insulin dalam tubuh untuk merespon gula darah yang tinggi. Tetapi peningkatan gula darah tidak hanya dihasilkan akibat minuman bersoda saja, makanan yang Anda makan juga yang mengandung gula akan semakin meningkatkan gula darah Sehingga gula darah menjadi terakumulasi dan menyebabkan resistensi hormon insulin.

Ketika hormon insulin resisten maka Anda berisiko untuk mengalami diabetes mellitus tipe 2. Kadar gula yang terlalu banyak di tubuh juga akan diubah oleh insulin menjadi cadangan lemak dalam tubuh.

Jadi, dalam beberapa hari mungkin saja Anda mengalami peningkatan berat badan yang drastis.

3. Dalam 40 menit, tekanan darah meningkat
Hanya dalam waktu 40 menit, kafein yang terkandung di dalam minuman bersoda telah diserap seluruhnya oleh tubuh. Hal ini akan menyebabkan pupil mata membesar dan meningkatkan tekanan darah secara drastis. Kemudian kondisi tersebut diiringi dengan munculnya respon tubuh untuk mengatasi tekanan darah yang meningkat tiba-tiba. Adenosin, yaitu zat penerima sinyal yang ada di otak menjadi ditekan oleh tubuh untuk mencegah kelelahan akibat peningkatan tekanan darah.

4. Setelah 45 menit, timbul rasa kecanduan
Tubuh kemudian memproduksi hormon dopamin yang biasanya menciptakan rasa kecanduan dan rasa senang. Dampak ini hampir sama dengan dampak yang dihasilkan ketika Anda mengonsumsi heroin. Rasa senang akibat mengonsumsi minuman soda ini akan menyebabkan Anda kecanduan serta ingin mengonsumsinya lagi dan lagi.

5. Setelah 60 menit minum soda, gangguan pencernaan dan penyerapan gizi
Zat asam fosfor yang terkandung di dalam minuman soda akan mengikat kalsium, magnesium, serta seng yang ada di dalam usus halus Anda. Hal ini terjadi hanya dalam rentang waktu 1 jam saja. Kalsium, magnesium, serta seng mempengaruhi metabolisme zat gizi lain di dalam tubuh, sehingga jika jumlah mereka di dalam tubuh berkurang maka menyebabkan gangguan terhadap pencernaan serta penyerapan zat gizi.

Selain itu, Anda akan sering buang air kecil setelah mengonsumsi minuman bersoda karena minuman tersebut mengandung gula yang tinggi, sehingga mengganggu penyerapan air di dalam ginjal. Dan ketika Anda buang air kecil, kalsium, magnesium, dan seng akan terbuang juga melalui air urin Anda akibat berikatan dengan asam fosfor tersebut.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Beli Lima Jenis Minuman Ini

Jangan Beli Lima Jenis Minuman Ini

Lifestyle | Selasa, 02 Agustus 2016 | 11:00 WIB

Jangan Seruput Minuman Ini saat Haus!

Jangan Seruput Minuman Ini saat Haus!

Lifestyle | Selasa, 19 Juli 2016 | 12:46 WIB

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Studi: Junk Food Bisa Membuat Otak Menyusut

Health | Selasa, 15 September 2015 | 11:20 WIB

Ini yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Anda Berhenti Minum Soda

Ini yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Anda Berhenti Minum Soda

Health | Minggu, 22 Maret 2015 | 11:11 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB