Dua Perawatan Gigi Ini Masih Naik Pamor di 2017

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 04 Januari 2017 | 12:04 WIB
Dua Perawatan Gigi Ini Masih Naik Pamor di 2017
Ilustrasi perawatan gigi, veneer. [Shutterstock]

Suara.com - Resolusi 2017 tak hanya berlaku soal karir dan pendidikan semata. Beberapa orang memiliki resolusi untuk menunjang penampilannya termasuk di bagian gigi.

Disampaikan dokter gigi Sarah Farahyati dari Klinik Dentalosophy Senopati, beberapa perawatan gigi yang ngetren pada tahun lalu, masih akan naik pamor di tahun 2017 ini. Perawatan tersebut, kata dia, tergolong estetika antara lain pemutihan gigi atau bleaching dan veneer.

"Tren perawatan gigi 2017 masih seputar estetika. Pertama veneer, kedua bleaching, ketiga snap on smile yang masih tergolong veneer tapi full rahang jadi nggak perlu ngasah gigi, tinggal pakai," ujar drg Sarah kepada Suara.com, Selasa (3/1/2016).

Veneer sendiri, kata dia, mulanya sering dipilih mereka yang ingin memiliki bentuk gigi kelinci. Namun inovasi di bidang kesehatan gigi yang semakin canggih melahirkan jenis veneer yang bervariasi.

"Kalau veneer ada yang direct dan indirect. Kalau direct, gigi nggak perlu diasah terlalu banyak. Sekali datang bisa langsung dipakai," tambah dia.

Sedangkan veneer indirect membutuhkan proses pemasangan yang lebih lama hingga seminggu lamanya. Namun jenis perawatan ini lebih tahan lama dibandingkan direct veneer.

Sementara itu, metode bleaching kerap digunakan untuk mengubah warna gigi menjadi lebih putih. Drg Sarah mengatakan, bleaching menjadi salah satu perawatan paling banyak dicari selama 2016 lalu.

"Bleaching hasilnya instan tapi sementara. Jadi warna putihnya bisa bertahan hingga enam bulan saja, dan memang banyak dipilih untuk acara-acara tertentu saja," imbuh dokter lulusan Universitas Indonesia ini.

Waktu pengerjaan untuk proses bleaching sendiri, kata drg Sarah, memakan waktu sekitar 1-1.5 jam. Dalam tindakan ini, pasien akan merasakan ngilu yang bertahan dalam waktu satu hari.

"Ketika bahan bleaching mulai diaplikasikan memang pasien akan merasa ngilu. Lalu setelah teraplikasi sempurna di gigi, langkah selanjutnya adalah penyinaran agar semua bahan terserap dengan baik. Pasien pun akan merasa ngilu sepanjang proses ini," tambahnya.

Namun ada pantangan yang harus Anda patuhi jika akan menjalani perawatan ini. Selama kurang lebih satu minggu setelah proses bleaching, pasien diimbau untuk tidak mengonsumsi makanan yang bewarna agar tidak menodai warna gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Penyebab Gigi Menjadi Kuning

Lima Penyebab Gigi Menjadi Kuning

Lifestyle | Kamis, 01 Desember 2016 | 11:15 WIB

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Ini Alasan untuk Rajin Mengganti Sikat Gigi

Health | Rabu, 24 Februari 2016 | 13:15 WIB

Keluhan yang Sering Diajukan Pengguna Kawat Gigi

Keluhan yang Sering Diajukan Pengguna Kawat Gigi

Health | Selasa, 15 Desember 2015 | 16:16 WIB

Begini Cara Menyimpan dan Merawat Sikat Gigi

Begini Cara Menyimpan dan Merawat Sikat Gigi

Health | Jum'at, 04 Desember 2015 | 07:17 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB