Psikolog: Anak Boleh Pakai Gadget, Asal...

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Jum'at, 27 Januari 2017 | 05:00 WIB
Psikolog: Anak Boleh Pakai Gadget, Asal...
Ilustrasi anak bermain gadget. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan gadget kini tak hanya mewabah di kalangan orang dewasa. Anak-anak pun juga ikut keranjingan salah satu dampak dari perkembangan teknologi ini.

Di Inggris misalnya, data 2013 menunjukkan bahwa 70 persen anak berusia 11-12 tahun adalah pengguna smartphone. Selain itu, hampir 90 persen anak usia 14 tahun menggunakan smartphone setiap hari.

Padahal, disampaikan psikolog Annelia Sari Sani, batas maksimal penggunaan gawai pada anak berusia di atas 2 tahun, termasuk menonton televisi atau menggunakan komputer harus dibatasi maksimal 2 jam sehari.

"Penggunaan smartphone, tv, komputer itu maksimal dua jam sehari untuk anak di atas 2 tahun. Di bawah 2 tahun sama sekali tidak boleh," ujar dia pada temu media 'HiLo School Drawing Competition 2017' di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Ia menambahkan, jika melebihi batas anjuran penggunaan gadget, anak akan mengalami adiksi yang mempengaruhi tumbuh kembangnya. Salah satu dampaknya antara lain, anak tak mampu mengenal emosi dan tak terstimulasi dengan baik.

"Anak jadi nggak tahu emosi orang yang cemas, takut, marah itu seperti apa. Anak juga mengalami diskoneksi dengan orang lain. Tidak peduli emosi orang lain atau istilahnya kurang peka," tambah dia.

Meski memiliki banyak risiko, Annelia mengatakan bahwa gadget juga memiliki pengaruh positif bagi kecerdasan anak jika digunakan sesuai batasannya. Ia menjelaskan, anak yang terbiasa menggunakan gadget secara sehat cenderung lebih pintar dalam memilah informasi.

"Anak juga terbiasa mengambil keputusan dengan lebih cepat karena terbiasa main game. Anak juga lebih terbiasa mencari sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan dia," ujarnya.

Namun Annelia menganjurkan, agar orangtua juga mengikuti perkembangan teknologi agar bisa mengawasi aktivitas anak saat menggunakan gadget.

baca juga

"Orangtua harus main dulu game atau aplikasi yang akan dimainkan anak. Pastikan itu bener-bener bagus untuk anak. Dampingi anak saat menggunakan gadget. Dengan mendampingi ikatan antara orangtua dan anak akan semakin erat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gadget Bikin Anak Pintar? Ini Kata Psikolog

Gadget Bikin Anak Pintar? Ini Kata Psikolog

Health | Jum'at, 25 November 2016 | 07:12 WIB

Ini Tanda Anak Kecanduan Gawai

Ini Tanda Anak Kecanduan Gawai

Health | Kamis, 24 November 2016 | 21:00 WIB

Terlalu Dini Kenalkan Gawai pada Anak, Ini Bahayanya

Terlalu Dini Kenalkan Gawai pada Anak, Ini Bahayanya

Health | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:06 WIB

Kecanduan Gadget Bisa Bikin Anak Jadi Egois

Kecanduan Gadget Bisa Bikin Anak Jadi Egois

Health | Sabtu, 28 Mei 2016 | 19:09 WIB

Ini Tanda Anak Kecanduan Gadget

Ini Tanda Anak Kecanduan Gadget

Health | Rabu, 17 Februari 2016 | 10:43 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×