Ingin Berhenti Merokok, Kunjungi Layanan UBM Puskesmas

Tomi Tresnady | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 10 Februari 2017 | 20:27 WIB
Ingin Berhenti Merokok, Kunjungi Layanan UBM Puskesmas
Kampanye bahaya asap rokok. [shutterstock]

Suara.com - Banyak para perokok yang kesulitan untuk berhenti karena tak tahu bagaimana caranya. Berhenti merokok memang keputusan yang berat karena efek ketergantungan yang terlanjur dirasakan para perokok.

Nah, kini ada layanan UBM atau upaya berhenti merokok yang bisa Anda temukan di puskesmas. Disampaikan Kasubdit Kanker Ditjen P2PTM Dirjen P2P Kemenkes RI, dr Niken Wastu Palupi, MM, layanan ini merupakan fasilitas untuk masyarakat yang ingin berhenti dari kebiasaan tak sehat ini.

"Sedang dikembangkan agar bisa membantu masyarakat yang ingin berhenti merokok agar benar-benar bisa berhenti," ujar dia pada acara Ngobras di Jakarta, Jumat (10/2/2017).

UBM ini, tambah dia, merupakan program baru yang dilandasi Peraturan Pemerintah No 109 tahun 2012. Sayangnya layanan ini masih belum banyak diketahui masyarakat luas.

"Karena terlihat bahwa jumlah perokok semakin bertambah dan jumlah pengidap kanker paru yang meningkat dan awalnya karena terpapar oleh rokok," tambah dia.

Perokok baik aktif maupun pasif yang sering terpapar juga bisa melakukan deteksi dini kanker paru melalui pemeriksaan paru rutin dan foto toraks minimal setahun sekali.

"Kanker paru tidak datang secara tiba-tiba. Ada fase-fasenya. Sehingga kalau berhenti merokok, tubuh punya kemampuan re-manajemen sehingga pada fase ini kanker paru bisa dicegah," sambung dr. Elisna Syahruddin, PhD, SpP(K) dari RSUP Persahabatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bahayanya Sisa Asap Rokok di Dinding dan Perabotan Rumah

Ini Bahayanya Sisa Asap Rokok di Dinding dan Perabotan Rumah

Health | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:28 WIB

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Health | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:00 WIB

Ini Alasan Asap Rokok Berbahaya Bagi Anak

Ini Alasan Asap Rokok Berbahaya Bagi Anak

Health | Jum'at, 16 September 2016 | 07:17 WIB

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

News | Jum'at, 02 September 2016 | 15:06 WIB

Awas, Gangguan Gusi Pada Perokok Bisa Picu Kanker Payudara

Awas, Gangguan Gusi Pada Perokok Bisa Picu Kanker Payudara

Health | Rabu, 23 Desember 2015 | 09:18 WIB

Rokok Elektronik Mengandung Ganja Ditemukan di Malaysia

Rokok Elektronik Mengandung Ganja Ditemukan di Malaysia

Health | Selasa, 17 November 2015 | 09:10 WIB

Merokok Dua Bungkus Sehari, Risiko Kanker 40 Kali Lipat

Merokok Dua Bungkus Sehari, Risiko Kanker 40 Kali Lipat

Health | Senin, 24 Agustus 2015 | 06:39 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB