Apa Kata Pakar Kesehatan tentang VX yang Membunuh Kim Jong Nam?

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 25 Februari 2017 | 13:43 WIB
Apa Kata Pakar Kesehatan tentang VX yang Membunuh Kim Jong Nam?
Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korut Kim Jong Un. [AFP]

Suara.com - Kepolisian Malaysia mengungkap temuan terkini pasca kematian Kim Jong Nam. Menurut mereka, kematian saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ini disebabkan oleh paparan racun mematikan bernama "Agen Saraf VX".

Lalu apa sebenarnya racun ini? Mengapa dapat menewaskan nyawa seseorang dalam hitungan detik? Suara.com pun mencoba menghubungi pakar kesehatan saraf Dr.dr. Wawan, SpBS, SpKP.

Dokter Biomedik lulusan Program Doktor FKUI ini meyakini bahwa upaya pembunuhan Kim Jong Nam telah dipersiapkan matang-matang. Pasalnya, kata dia, selain dilarang oleh Konvensi Senjata Kimia pada 1993, karena bisa digunakan sebagai senjata pemusnah massal, gas VX juga merupakan gas yang sangat mematikan.

"Produksinya sulit, ketersediaannya di dunia sedikit, kecuali memang ada negara yang merencanakannya untuk digunakan sebagai senjata kimia, serta racun ini berbentuk gas yang penyimpanannya sangat sulit," ujar dr Wawan ketika dihubungi Suara.com lewat ponsel, Sabtu (25/2/2017).

Dalam dosis kecil, ia menambahkan, paparan zat kimia ini bisa menimbulkan kematian. Dokter Wawan mengibaratkan agen saraf VX ini seperti parfum yang hanya sekali semprot maka bisa menghabisi nyawa seseorang.

"Cukup 10-15 miligram, bukan gram atau kilogram, sudah bisa membunuh hanya dengan disemprotkam ke kulit kita. Sangat powerfull dan sederhana. Bayangkan kalau parfum, beberapa detik atau menit, orang yang disemprotkan parfum akan roboh dan menghembuskan napas terakhir," tambah dia.

Namun tak seperti parfum yang menghasilkan aroma tertentu, racun VX yang berbentuk gas ini tidak berbau dan berwarna. Oleh karena itu akan sulit sekali mengenali gas ini sebagai racun.

"Tentu saja sulit dikenali jika disemprotkan ke kulit atau ke wajah, sebelum efeknya yang mematikan tadi muncul," ujar dr Wawan.

Ia juga menegaskan bahwa gas saraf VX adalah zat sintetik yang pembuatannya tidak mudah. Sehingga jika bukti mengatakan bahwa Korea Utara adalah pelakunya, ia khawatir penyalahgunaan zat saraf ini bisa kembali terulang di aksi teror berikutnya.

baca juga

"Bisa saja sudah beredar di pasar gelap dan disalahgunakan pada aksi teror atau pembunuhan selanjutnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

VX, Realita Zat Pembunuh Kim Jong Nam Vs Fiksi Ala "The Rock"

VX, Realita Zat Pembunuh Kim Jong Nam Vs Fiksi Ala "The Rock"

Entertainment | Sabtu, 25 Februari 2017 | 07:40 WIB

Begini Cara VX Bunuh Korbannya

Begini Cara VX Bunuh Korbannya

Tekno | Sabtu, 25 Februari 2017 | 06:05 WIB

Seberbahaya Apa Sih VX yang Membunuh Kim Jong Nam?

Seberbahaya Apa Sih VX yang Membunuh Kim Jong Nam?

Tekno | Jum'at, 24 Februari 2017 | 18:46 WIB

Kakak Tiri Kim Jong Un Dibunuh dengan Senjata Pembunuh Massal

Kakak Tiri Kim Jong Un Dibunuh dengan Senjata Pembunuh Massal

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 15:37 WIB

Jenis Racun Pembunuh Kim Jong Nam Terungkap

Jenis Racun Pembunuh Kim Jong Nam Terungkap

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 09:33 WIB

Terkini

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

×