Lelaki Harus Tahu, Makan Kenari Bikin Sperma Sehat dan Gesit

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 02 Maret 2017 | 19:21 WIB
Lelaki Harus Tahu, Makan Kenari Bikin Sperma Sehat dan Gesit
Ilustrasi lelaki makan kacang kenari. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu anggota kacang-kacangan, yaitu kenari dipercaya menyediakan lebih dari 100 persen nilai harian yang direkomendasikan dari lemak nabati omega-3. Kacang kenari juga tinggi kandungan tembaga, mangan, molibdenum, dan biotin.

Selain itu, kacang kenari dianggap mampu mencegah kanker, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kesehatan otak dan juga bermanfaat bagi penderita diabetes.

Sekarang, sebuah studi baru mengatakan bahwa makan 70 gram kenari setiap hari dapat meningkatkan kualitas sperma dan mengurangi proses perusakan sel.

Studi pada tikus yang dipimpin peneliti dari University of Delaware, Amerika Serikat, seperti dilansir Zeenews, berhasil mengumpulkan bukti dan menunjukkan bahwa kenari dapat mengurangi peroksidasi lipid atau proses yang dapat merusak sel-sel sperma.

Namun karena studi ini dilakukan pada hewan, belum ada korelasi langsung dengan proses yang terjadi dalam tubuh manusia. Meski begitu temuan ini mendukung penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kenari memberi nutrisi yang mungkin penting untuk fungsi sperma.

Para ilmuwan menemukan bahwa perbaikan yang signifikan terjadi dalam motilitas sperma dan morfologi pada tikus yang mengkonsumsi kenari. Jika pada manusia, hal itu setara dengan 70 gram kacang kenari per hari.

motilitas sperma (gerakan) dan morfologi (bentuk) sendiri adalah penanda kualitas air mani, yang merupakan prediktor kesuburan lelaki.

"Apa yang menarik adalah kami menemukan bahwa makan kenari sebenarnya dapat membantu meningkatkan kualitas sperma, kemungkinan dengan mengurangi kerusakan peroxidative di sel sperma," kata Patricia A Martin-Deleon dari University of Delaware.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami nutrisi tertentu dalam kenari yang dapat berkontribusi untuk perbaikan ini, tapi temuan ini, menurut dia, menunjukkan bahwa kenari mungkin bermanfaat bagi kesehatan sperma.

Penelitian ini mendukung temuan sebelumnya yang menunjukkan bahwa makan 75 gram kenari per hari meningkat vitalitas sperma, motilitas dan morfologi pada lelaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Kenari Bisa Tingkatkan Kesuburan Lelaki

Studi: Kenari Bisa Tingkatkan Kesuburan Lelaki

Health | Rabu, 11 November 2015 | 13:55 WIB

Studi: Makan Kenari Setiap Hari Bisa Pertajam Daya Ingat

Studi: Makan Kenari Setiap Hari Bisa Pertajam Daya Ingat

Health | Sabtu, 24 Januari 2015 | 12:40 WIB

Makan Kenari Setiap Hari Turunkan Risiko Alzheimer

Makan Kenari Setiap Hari Turunkan Risiko Alzheimer

Health | Selasa, 25 November 2014 | 14:00 WIB

Kenari Bisa Perlambat Pertumbuhan Kanker Prostat

Kenari Bisa Perlambat Pertumbuhan Kanker Prostat

Health | Jum'at, 14 November 2014 | 14:49 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB