Penggunaan "Hand Sanitizer" Sering Picu Keracunan pada Anak

Tomi Tresnady, Firsta Nodia

Senin, 06 Maret 2017 | 09:31 WIB
Penggunaan "Hand Sanitizer" Sering Picu Keracunan pada Anak
Tangan seorang anak diberikan cairan 'hand sanitiser' oleh orang dewasa. [shutterstock]

Suara.com - Hand sanitizer atau cairan antiseptik merupakan alternatif untuk mensterilkan tangan dari bakteri jika sulit mendapatkan sabun dan air bersih. Namun Anda para orangtua, sebaiknya mengawasi penggunaan antiseptik ini pada anak-anak.

Pasalnya pada 2011-2014 ada sekitar 70 ribu laporan keracunan pada anak-anak di Amerika Serikat yang disebabkan penyalahgunaan cairan antiseptik yang 60 persennya merupakan alkohol. Cairan antiseptik tersebut ditengarai mengenai mata, dihirup secara berlebihan bahkan dikonsumsi oleh anak-anak berusia dibawah 12 tahun.

Dalam beberapa kasus ekstrim, anak yang keracunan cairan antiseptik ini mengalami koma dan beberapa anak lainnya mengalami napas berhenti sementara.

Kebanyakan anak yang menelan cairan antiseptik berusia di bawah 5 tahun dimana mereka belum mengetahui manfaat produk tersebut dan mengiranya sebagai makanan.

Para peneliti juga menemukan bahwa insiden penyalahgunaan cairan antiseptik pada anak-anak dari kelompok usia ini lebih sering terjadi selama bulan-bulan musim panas, mungkin karena pada bulan tersebut anak-anak aktif di sekolah.

Namun bukan berarti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat berniat melarang penggunaan cairan antiseptik tersebut. Mereka hanya mengimbau para orangtua untuk memantau anak-anak saat menggunakan produk tersebut.

"Mencuci tangan dengan sabun dan air adalah metode yang paling direkomendasikan untuk menghilangkan bakteri penyebab penyakit," ujar perwakilan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Selain peran orangtua, mereka juga mengingatkan pihak sekolah yakni guru untuk mengawasi penggunaan cairan antiseptik pada anak-anak selama berada di sekolah.

"Pengasuh dan para guru harus menyadari potensi risiko dan bahaya yang terkait dengan penyalahgunaan produk cairan antiseptik tangan di kalangan anak-anak," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

Mensos : Jangan Anggap Sepele Kekerasan Terhadap Anak

News | Senin, 06 Maret 2017 | 06:21 WIB

Hati-hati, Congek Bisa Sebabkan Ketulian

Hati-hati, Congek Bisa Sebabkan Ketulian

Health | Sabtu, 04 Maret 2017 | 13:10 WIB

Arena Bermain Anak di Mal Bisa Tingkatkan Risiko Ketulian

Arena Bermain Anak di Mal Bisa Tingkatkan Risiko Ketulian

Health | Kamis, 02 Maret 2017 | 07:30 WIB

Hati-hati, 'Jerawat' di Gusi Bisa Sebabkan Kematian

Hati-hati, 'Jerawat' di Gusi Bisa Sebabkan Kematian

Health | Rabu, 01 Maret 2017 | 11:05 WIB

Ditinggal Ibu 6 Menit, Balita Kembar Ini Tewas dalam Mesin Cuci

Ditinggal Ibu 6 Menit, Balita Kembar Ini Tewas dalam Mesin Cuci

Health | Rabu, 01 Maret 2017 | 11:30 WIB

Cegah Influenza dengan Berkumur Antiseptik, Efektifkah?

Cegah Influenza dengan Berkumur Antiseptik, Efektifkah?

Health | Jum'at, 20 Mei 2016 | 08:08 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

×