Bahaya! Jangan Cuci Miss V Pakai Antiseptik Tiap Hari

Yazir Farouk, Firsta Nodia

Minggu, 09 Oktober 2016 | 15:23 WIB
Bahaya! Jangan Cuci Miss V Pakai Antiseptik Tiap Hari
Ilustrasi organ intim perempuan, Miss V, vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Organ intim perempuan merupakan area yang harus dijaga kebersihannya. Terlebih, dalam kondisi lembab, vagina lebih berisiko terkena bakteri jahat dan menyebabkan infeksi.

Berbagai produk antiseptik pun bermunculan dan diyakini ampuh mencegah risiko infeksi. Pertanyannya, seberapa perlu para kaum hawa menggunakan produk tersebut?

Dokter spesialis obstetrik dan ginekologi RS Mitra Kemayoran, Liva Wijaya, mengatakan, organ intim sebenarnya memiliki mekanisme pertahanan alami untuk mencegah masuknya bakteri. Sehingga, perempuan disarankan agar tak memakai cairan pembersih setiap hari.

"Vagina secara alami akan mengeluarkan cairan khusus untuk mengeluarkan kotoran. Jadi nggak perlu membersihkan vagina pakai cairan pembersih setiap hari, karena dikhawatirkan bisa mengusir bakteri baik, lactobacillus yang berfungsi menjaga kesehatan vagina," katanya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun, lanjut Liva pada kondisi tertentu, seperti saat menstruasi, risiko kontaminasi bakteri menjadi lebih tinggi. Karenanya, beberapa produk antiseptik bisa membantu melawan risiko infeksi bakteri, jamur atau virus.

"Saat menstruasi pH vagina cenderung meningkat, flora di vagina cenderung terganggu. Kalau kita tidak bisa membersihkan dengan baik maka akan timbul gejala seperti merah dan gatal. Nah di sini antiseptik bisa digunakan, tapi tidak disarankan yang konsentrasinya terlalu kuat," ujarnya menjelaskan.

Liva menambahkan, jika gejala tak kunjung membaik meski sudah diberi cairan antiseptik, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter. Sebab, ada beberapa infeksi yang cukup serius bisa menyerang vagina saat menstruasi.

Dalam kesempatan yang sama, Education dan Trainer Mundipharma, Merry Sulastri mengatakan, cairan pembersih organ kewanitaan tak perlu digunakan setiap hari jika tak terjadi infeksi.

Kata Merry, untuk pencegahan, cairan pembersih kewanitaan bisa digunakan dua kali seminggu, yakni pada pagi dan sore hari. Adapun untuk pengobatan, bisa digunakan dua kali sehari selama lima hari berturut-turut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Benda-Benda yang Pernah Nyasar di Miss V (2)

Inilah Benda-Benda yang Pernah Nyasar di Miss V (2)

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 21:30 WIB

Inilah Benda-Benda yang Pernah Nyasar di Miss V (1)

Inilah Benda-Benda yang Pernah Nyasar di Miss V (1)

Lifestyle | Kamis, 16 Oktober 2014 | 21:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×