Ini Akibatnya Jika Tahan Bersin, Pakai Jins Ketat dan Parfum

Ardi Mandiri | Rinaldi Aban | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2017 | 17:18 WIB
Ini Akibatnya Jika Tahan Bersin, Pakai Jins Ketat dan Parfum

Suara.com -
Waspadalah bagi Anda yang gemar memakai jins ketat, pakai parfum dan bersin. Sebab, kebiasaan di atas ternyata bisa merusak kesehatan.

Penyakit apa saja yang bisa timbul dari kebiasaan di atas. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini, seperti dilansir dari brightside.

1.Mencegah bersin



Banyak orang yang menahan bersin di tempat umum, karena alasan etika. Ternyata hal tersebut berbahaya lho. Sebab dapat menyumbat aliran darah ke otak, juga menganggu jaringan saraf.

2.Menggunakan parfum



Zat sintetis yang sering digunakan sebagai bahan pembuat parfum bisa menyebabkan pusing, mual, dan mengantuk. Selain itu juga bisa mengakibatkan iritasi mata, tenggorokan, dan kulit.

3.Menyimpan makanan di plastik



Plastik mengandung zat kimia buatan, seperti phthalate dan bisphenol. Jika terus disimpan dalam waktu yang lama di wadah plastik, zat-zat tersebut dapat meresap ke dalam makanan. Zat tersebut akan masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan masalah pada sistem endokrin.

4. Sikat gigi sehabis makan



Dokter gigi merekomendasikan menyikat gigi setidaknya 30 menit setelah makan. Namun, ada baiknya satu jam setelah makan.   Bila Anda langsung menggosok gigi setelah makan, akan menyebabkan gigi sensitif dan merusak enamel.

5. Terlalu sering pakai sabun antibakteri



Sejumlah bakteri hidup di permukaan kulit, mereka memainkan peran untuk melindungi tubuh.

Penggunaan sabun antibakteri yang terlalu sering dapat menyebabkan bakteri hilang yang akan menciptakan peluang bagi bakteri berbahaya masuk ke dalam tubuh.

Dermatologis merekomendasikan penggunaan sabun antibakteri untuk luka, goresan, atau selesai beraktivitas di lumpur.

Usahakan jangan menggunakannya untuk mencuci tangan lebih dari dua kali seminggu.

6. Mengenakan jins ketat



Meskipun Anda ingin tampil modis, tak usah mengenakan celana ketat karena dapat menyebabkan masalah di kulit dan sistem saraf Anda.

Bahkan aliran darah bisa tersumbat hingga mengakibatkan kaki gatal-gatal, kesemutan dan mati rasa.

7.Minum jus segar

Dalam kasus penyakit tertentu, jus bahkan dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh.

Misalnya jus anggur tidak dianjurkan pada penderita diabetes dan obesitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Risiko Penularan Penyakit Tertinggi Terjadi di Pesawat

Hati-hati, Risiko Penularan Penyakit Tertinggi Terjadi di Pesawat

Health | Kamis, 19 Mei 2016 | 19:41 WIB

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Benarkah HIV dan TBC Bisa Ditularkan Lewat Ujung Terompet?

Health | Kamis, 31 Desember 2015 | 20:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB