Gawat! 77,4 Persen Warga Perkotaan Sering Minum Minuman Manis

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 15 Maret 2017 | 18:17 WIB
Gawat! 77,4 Persen Warga Perkotaan Sering Minum Minuman Manis
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Tren penyakit di Indonesia mengalami pergeseran dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular belakangan ini. Penyebabnya adalah gaya hidup tak sehat seperti pola konsumsi tinggi garam, lemak dan gula yang disertai dengan kurangnya aktivitas fisik.

Melihat fenomena ini, peneliti Ir. Helda Khusun dari Southeast Asian Ministries of Education Organization (SEAMEO-REFCON), melakukan survei pola konsumsi masyarakat perkotaan di Jakarta Timur, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan.

Hasil survei menunjukkan bahwa 77.4 persen masyarakat perkotaan sering mengonsumsi minuman berperisa manis. Definisi sering, menurut Helda, merujuk pada kebiasaan konsumsi diatas 13 kali dalam sebulan.

Ini artinya, masyarakat perkotaan mengonsumsi minuman berperisa manis minimal tiga kali dalam seminggu.

"Minuman berperisa manis non susu bisa didapat dari es teh, jus buah, kopi, teh kemasan, jus kemasan, minuman berenergi dan lainnya. Minuman berperisa manis non susu mengandung gula tambahan yang diatas jumlah yang direkomendasikan yakni 12 gram per hari," ujar Helda pada temu media yang dihelat Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) cabang DKI Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Ia menambahkan, dari 864 responden yang dianalisis, 12.6 persen di antaranya mengaku mengonsumsi gula tambahan sebanyak 50 gram sehari, sedangkan 36.1 persen lainnya mengonsumsi gula 25 gram sehari.

Konsumsi gula yang tinggi minuman manis ini, tambah Helda, menyumbang asupan kalori sebanyak 6.5 persen. Meski terbilang kecil dibanding asupan kalori dari karbohidrat yakni sebesar 51.4 persen, lemak 34.2 persen, dan protein sebesar 14.5 persen, konsumsi gula yang berlebih dari minuman manis dapat memicu gangguan metabolik yang mengarah pada obesitas dan penyakit diabetes.

Oleh karena itu, Ketua PDGMI DKI Jakarta, dr. Elvina Karyadi MSc, PhD, SpGK merekomendasikan agar masyarakat memonitor keseimbangan asupan dan keluaran kalori, serta melakukan aktivitas fisik secara rutin.

"Pola konsumsi gula sudah cukup mengkhawatirkan dan harus ditindaklanjuti. Gula bisa berpengaruh ke diabetes. Itulah sebabnya pentingnya gizi seimbang dan menambah kegiatan bergerak seperti berolahraga untuk meningkatkan pembakaran kalori," pungkas dia.

 











Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecanduan Makanan Manis, Begini Cara Mengatasinya

Kecanduan Makanan Manis, Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Kamis, 05 Januari 2017 | 15:50 WIB

Minuman Manis Bisa Atasi Stres?

Minuman Manis Bisa Atasi Stres?

Health | Jum'at, 17 April 2015 | 17:26 WIB

Bahaya Minuman Tinggi Gula pada Anak

Bahaya Minuman Tinggi Gula pada Anak

Health | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 11:30 WIB

Studi: Minum Manis Bisa Sebabkan Lelaki Tidak Subur

Studi: Minum Manis Bisa Sebabkan Lelaki Tidak Subur

Health | Selasa, 03 Juni 2014 | 10:04 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB