Hati-hati, Paparan Asap Rokok Ancam Perkembangan Janin

Madinah | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 20 Maret 2017 | 17:39 WIB
Hati-hati, Paparan Asap Rokok Ancam Perkembangan Janin
Ilustrasi janin di dalam rahim. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi Anda yang sedang merencanakan untuk memiliki buah hati, sebisa mungkin hindari paparan asap rokok. Pasalnya, menurut dokter spesialis kandungan RS Siloam Asri, Achmad Mediana, paparan asap rokok sebelum dan selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembangan janin.

"Pasangan suami istri harus berhenti merokok, setidaknya tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan," ujar dr Achmad pada temu media di Jakarta, Senin (20/3/2017).

Alasannya, asap rokok mengandung nikotin yang membuat pembuluh darah tidak elastis. Akibatnya, kata dia, janin tak mendapat oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh.

"Janin memang tidak akan mati tapi perkembangan otaknya terganggu karena kurang mendapat oksigen. Kalau anaknya kurang pintar, orang tua ngomel, padahal memang karena pertumbuhan sel otak tidak mendapat oksigen cukup karena paparan asap rokok saat merencanakan kehamilan," tambah dia.

Oleh karena itu, dr Achmad mengimbau agar pasangan merencanakan kehamilan sebaik mungkin agar memperoleh buah hati yang sehat dan terhindar dari kelainan bawaan. Salah satunya dengan melakukan antenatal care atau program terencana oleh tenaga kesehatan.

"Untuk kehamilan optimal, lakukan pemeriksaan secara berkala dan rutin, gunakan kondom selama berhubungan seks saat hamil, berhenti merokok atau minum alkohol, ikut senam hamil, konseling laktasi, hindari membasuh vagina dengan cairan antiseptik dan usahakan berat badan bertambah 7.5-12.5 kilogram selama hamil," pungkas dia.

Pada kesempatan sama, dokter spesialis anak dr Alinda Rubiati Wibowo mengatakan stimulasi selama janin berada dalam kandungan penting dilakukan mengingat pada usia kehamilan enam bulan otak anak mulai berkembang.

"Pada trisemester terakhir itu pertumbuhan otak anak sangat pesat sekali sampai 250 persen. Jadi harus kita kejar perkembangan otak anak ini dengan memberikan stimulasi yang baik sehingga anak lahir dengan kondisi yang sempurna dan sehat," pungkas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bahayanya Sisa Asap Rokok di Dinding dan Perabotan Rumah

Ini Bahayanya Sisa Asap Rokok di Dinding dan Perabotan Rumah

Health | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:28 WIB

Ini Alasan Asap Rokok Berbahaya Bagi Anak

Ini Alasan Asap Rokok Berbahaya Bagi Anak

Health | Jum'at, 16 September 2016 | 07:17 WIB

Ini yang Bikin Orang Jadi Ketagihan Merokok

Ini yang Bikin Orang Jadi Ketagihan Merokok

Health | Jum'at, 27 Mei 2016 | 19:27 WIB

Speaker Khusus Vagina Ini Bantu Janin Nikmati Musik

Speaker Khusus Vagina Ini Bantu Janin Nikmati Musik

Tekno | Rabu, 06 Januari 2016 | 08:46 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB