Ini Risikonya Bila Pasien Diabetes Hentikan Pengobatan

Senin, 27 Maret 2017 | 06:58 WIB
Ini Risikonya Bila Pasien Diabetes Hentikan Pengobatan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes adalah salah satu penyakit kronik, yang sampai saat ini masih belum bisa disembuhkan. Karenanya, para penderitanya harus melakukan pengobatan jangka panjang, untuk mengontrol gula darah bahkan mereka harus melakukan pengobatan seumur hidup.

Sayangnya, data menunjukkan rata-rata setengah dari pasien diabetes, baik diabetes tipe 1 (DM1) dan diabetes tipe 2 (DM2) sering menghentikan pengobatan dalam waktu 12 bulan sejak mereka memulai pengobatan.

Hal ini masih ditambah dengan malas konsultasi ke dokter untuk sekadar memantau gula darah. Bahkan, menurut Dr. Benny Santosa, SpPD-KEMD, dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik dari RS Gading Pluit, mereka yang tidak melanjutkan pengobatan justru yang latar belakang pendidikannya tinggi.

"Setelah pengobatan, dikontrol, dicek terus gula darahnya, terus mereka akhirnya normal lagi, langsung berhenti minum obat atau berhenti mengontrol pola makan, pola hidup. Terus datang lagi dengan gula yang sudah 400. Ini sangat menjengkelkan," ungkapnya.

Belum lagi, lanjut Dr. Benny, adanya kekhawatiran pasien, mendengar berbagai informasi dari lingkungan sekitar, bahwa obat-obatan yang mereka minum setiap hari bisa merusak ginjal atau liver, sehingga mereka berhenti minum obat.

Ketidakpatuhan pasien dalam berobat inilah yang, lanjut Dr. Benny yang membuat diabetes menjadi tidak terkontrol. Padahal sebenarnya, Obat-obatan bermanfaat membantu mencapai target gula darah.

"Mereka takut akan efek samping dari obat. Tapi lupa kalau penyakitnya tidak diobati dengan baik, malah bisa mengganggu fungsi organ, bukan hanya ginjal atau jantung, tapi juga kebutaan dan amputasi. Komplikasi justru muncul kalau mereka berhenti minum obat," lanjut dia.

Setiap dokter, kata Dr. Benny pasti sudah memiliki pertimbangan sebelum meresepkan obat pada para pasiennya, khususnya para pasien diabetes. Jadi, sebaiknya tak usah khawatir dengan mengonsumsi obat-obatan untuk mengontrol gula darah, baik oral maupun suntik insulin, karena sudah sesuai anjuran dokter.

Selain obat-obatan, pasien diabetes juga harus mulai untuk mengubah gaya hidupnya, baik dari pola makan dan rajin melakukan aktivitas fisik.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI