Metode Ini Efektif Turunkan Bobot Usai Melahirkan

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 06 April 2017 | 19:40 WIB
Metode Ini Efektif Turunkan Bobot Usai Melahirkan
Ilustrasi sedot lemak. [Shutterstock]

Suara.com - Usai melahirkan tak sedikit kaum hawa yang khawatir dengan bentuk tubuhnya yang semakin melar. Pasalnya, berbagai aktivitas baru sebagai ibu membuat mereka tak sempat berolahraga, demi mendapat tubuh yang ramping seperti sediakala.

Disampaikan dokter spesialis bedah plastik, Laksmi Achyati dari RSKB Bina Estetika Menteng, metode sedot lemak atau liposuction bisa menjadi salah satu solusi mendukung penampilan usai melahirkan. Namun, menurutnya, metode sedot lemak hanya bisa dilakukan setelah perempuan benar-benar pulih setelah melahirkan.

"Paling cepat bisa dilakukan tiga bulan setelah persalinan. Hasilnya bagus, daripada melakukan sedot lemak benar-benar setelah melahirkan yang tubuh lagi bengkak-bengkaknya," ujar dia pada temu media 'Blepharoplasty dan Liposuction Cara Cepat Percantik Diri' di RSKB Bina Estetika, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Dokter Laksmi mengatakan, bagian lemak yang disedot melalui prosedur 'liposuction' adalah bagian tengah. Ia menjelaskan, lemak pada tubuh tersimpan dalam tiga bagian, pertama adalah lemak dibawah kulit, di tengah, dan di sekitar organ.

"Yang boleh disedot yang bagian tengah. Kalau yang di bawah kulit boleh tapi sampai batas tertentu, kalau berlebihan bisa membuat tampilan kulit jadi bergelombang," tambah dia.

Bagian tubuh yang paling sering dilakukan prosedur ini meliputi tubuh bagian bawah seperti perut, paha, dan bokong. Sedangkan tubuh bagian atas seperti payudara, punggung, lengan, wajah serta leher.

"Lemak yang hancur setelah dilakukan prosedur 'liposuction' nantinya akan dimetabolisme di kelenjar limfa dan dikeluarkan melalui urin," tambah dia.

Meski dapat membuang lemak berlebih dari tubuh, dr Laksmi menyebut, metode ini tak diperuntukkan bagi mereka yang obesitas atau pengganti diet dan olahraga. Metode ini hanya dapat menyedot lemak dalam jumlah tertentu sehingga bukan berarti akan menghasilkan tubuh yang langsing secara instan.

"Metode ini lebih ditujukan untuk menghilangkan lemak berlebih yang terlokalisasi pada area tertentu. Hasilnya juga sangat bergantung pada siapa yang melakukan prosedur tersebut. Sehingga untuk mendapat hasil maksimal, sebaiknya prosedur sedot lemak dilakukan ahli bedah plastik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Buang Lemak, Berarti Anda Buang Sumber Sel Punca

Operasi Buang Lemak, Berarti Anda Buang Sumber Sel Punca

Health | Selasa, 25 Oktober 2016 | 19:17 WIB

Ratu Kecantikan Ekuador Tewas dalam Operasi Sedot Lemak

Ratu Kecantikan Ekuador Tewas dalam Operasi Sedot Lemak

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2015 | 09:14 WIB

Cara Menurunkan Berat Badan

Cara Menurunkan Berat Badan

Health | Selasa, 16 Desember 2014 | 18:00 WIB

Ini 9 Rahasia Turunkan Bobot Tanpa Sedot Lemak

Ini 9 Rahasia Turunkan Bobot Tanpa Sedot Lemak

Health | Senin, 01 September 2014 | 06:15 WIB

Jalani Operasi Sedot Lemak, Perempuan Bebobot 136 Kg Meninggal

Jalani Operasi Sedot Lemak, Perempuan Bebobot 136 Kg Meninggal

Health | Rabu, 02 Juli 2014 | 03:51 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB