Kasihan, Kulit Bayi Ini Rapuh seperti Sayap Kupu-kupu

Dythia Novianty, Risna Halidi

Minggu, 28 Mei 2017 | 19:31 WIB
Kasihan, Kulit Bayi Ini Rapuh seperti Sayap Kupu-kupu
Jamie White penderita epidermolysis bullosa atau EB. [Dailymail]

Suara.com - Jamie White dari Eccleshall, Staffordshire, Inggris, terlahir dengan epidermolysis bullosa atau EB, sebuah kondisi yang tidak dapat disembuhkan.

Jamie yang kini berusia 11 bulan memiliki kulit yang mudah melepuh dan terobek, karena sedikit sentuhan. Kondisi ini memaksanya untuk mengenakan pakaian secara terbalik agar kulitnya tidak terkena jahitan maupun label dalam baju.

Ibunya, Katie White (32) harus menghabiskan waktu selama satu setengah jam setiap malam untuk membalut luka-luka Jamie agar terhindar dari kemungkinan infeksi. Katie juga memberi buah hatinya morfin untuk membantu Jamie mengatasi rasa sakit yang luar biasa dari lecet yang dideritanya.

"Saya bahkan harus meletakkan stiker di kursi dorongnya untuk meminta orang agar tidak menyentuhnya. Orang tidak bermaksud, tapi sesuatu yang sederhana seperti menggelitiknya bisa menyebabkan seluruh lengannya luka. Saya katakan kepada orang-orang, 'Maukah Anda menggelitik sayap kupu-kupu? Tidak, karena mereka muda hancur'," ucap Katie.

Dan begitulah kulit Jamie yang begitu rapuh. Meski sulit, Katie memuji anak lelakinya tersebut berkat karena keberanian yang dimilikinya.

"Di situlah saya mendapatkan kekuatan saya. Dia tidak pernah menangis atau mengeluh. Dia adalah bayi terindah yang pernah saya temui. Anak-anak EB pada umumnya luar biasa. Tekad mereka untuk menjalani kehidupan normal meski semuanya sangat spesial," ungkapnya dilansir Daily Mail.

Awalnya, Jamie bisa mendapatkan 80 lecet sehari, dan butuh dua setengah jam untuk ibunya membalut luka-luka yang Jamie derita. Sekarang, meskipun ia hanya mendapat sekitar 30 luka sehari, beberapa dari luka tersebut dapat terjadi secara internal dan menyebabkan balita tersebut merasakan sakit yang luar biasa.

Katie juga mengaku, tidak bisa mengeringkan Jamie dengan handuk karena terlalu kasar dan harus menggunakan selimut lembut. Ia juga melapisi tempat duduknya dengan selimut dari domba.

Menyusui juga bisa sangat merepotkan. Bahkan, sesuatu hal yang sederhana seperti memegang, dapat membuat Jamie terluka. Kini hanya orangtuanya yang diizinkan untuk memeluk dan menggendong Jamie.

baca juga

"Saya sempat mengalami depresi di masa lalu. Saya biasanya sangat positif, tapi melihat bayi saya sangat kesakitan, tak terbayangkan di zaman sekarang ini bahwa tidak ada obat untuk ini," kata dia.

Sekarang, rutinitas harian Katie adalah memberinya morfin pada pukul 4 sore, mandi jam 5 sore, lalu membungkus lukanya dengan perban saat malam hari yang kadang membutuhkan waktu sembilan puluh menit.

Jamie terlahir dengan berat 5lb 7oz di Royal Stoke University Hospital pada Juni 2016. Tak lama setelah dilahirkan, Katie melihat bahwa Jamie kehilangan kulit di kaki dan lututnya.

Dia pun langsung dibawa ke perawatan intensif neonatal dan dokter mengatakan kepada pasangan Katie dan suaminya bahwa luka yang dialami Jamie terlihat seperti luka bakar.

Ada tiga tipe utama EB yaitu symplex, dystrophic dan junctional, beberapa di antaranya memiliki harapan hidup rendah. Bentuk yang terakhir, disebut sebagai EB yang parah secara umum dan biasanya berakibat fatal pada bayi, dengan hanya beberapa bayi yang bertahan sampai tahun kedua atau ketiga dalam kehidupan mereka. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gawat, Bayi Satu Tahun Ini Sudah Aktif Secara Seksual!

Gawat, Bayi Satu Tahun Ini Sudah Aktif Secara Seksual!

Health | Jum'at, 21 April 2017 | 20:24 WIB

Kulit Bocah Ini Gatal dan Luka Setiap Kali Terkena Sinar Matahari

Kulit Bocah Ini Gatal dan Luka Setiap Kali Terkena Sinar Matahari

Health | Kamis, 14 Mei 2015 | 09:31 WIB

Cara Tepat Cegah Masalah Kulit Pada Bayi

Cara Tepat Cegah Masalah Kulit Pada Bayi

Health | Kamis, 18 Desember 2014 | 14:56 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×