Digigit Kelelawar, Lelaki Ini Meninggal Kena Rabies

Chaerunnisa | Suara.com

Rabu, 31 Mei 2017 | 18:45 WIB
Digigit Kelelawar, Lelaki Ini Meninggal Kena Rabies
Kelelawar vampir (Shutterstock)

Suara.com - Laporan terbaru mengenai wabah akibat gigitan kelelawar menjadi kasus kematian pertama di Brasil pada tahun ini. Rabies manusia yang ditransmisikan oleh kelelawar sebelumnya telah terjadi di Brasil sejak 2004.

"Saya digigit tiga kali. Ketika saya terbangun di pagi hari, saya menemukan tempat tidur yang basah. Hujan turun dalam semalam, dan saya pikir air telah menetes masuk. Tapi itu adalah darah saya. Itu sangat mengejutkan," kata salah satu korban, Matheus Andrade, yang tinggal di pusat bersejarah kota tersebut.

"Luka itu kecil, tapi dalam, darahnya gelap dan tebal, dan daerah yang digigit itu tidak akan berhenti berdarah, bahkan ketika saya mencoba mencucinya," sambungnya.

Tim kontrol penyakit dari otoritas kesehatan negara Bahia (SESAB) telah dipaksa untuk memusnahkan kelelawar vampir dengan menangkap dan menghilangkan racun ke tubuh mereka, untuk mengendalikan jumlah populasi mereka yang meningkat, pada Sabtu 27 Mei lalu.

Menurut SESAB, Edivalson Francisco Souza (46), meninggal setelah memerah susu sapi di sebuah peternakan di Paramirim, saat dia secara tidak sengaja menginjak kelelawar rabies yang menggigit kakinya.

Petani tersebut menolak untuk mengungkapkan insiden tersebut, dan memilih mencuci lukanya, hingga gagal menemui dokter.

Tiga pekan kemudian, setelah dirawat di rumah sakit selama tujuh hari karena menderita sakit kepala, mual, kecemasan parah dan sesak napas, Edivalson baru teringat kejadian tersebut.

Dia dinyatakan positif rabies, tapi sudah terlambat untuk dokter mengelola vaksin tersebut dan dia meninggal tak lama kemudian pada bulan Maret 2017 ini.

SESAB segera mengeluarkan peringatan kesehatan kepada masyarakat, memperingatkan risiko tertular rabies, dan agar tetap waspada.

Dalam beberapa hari setelah kematian Francisco, penduduk yang tinggal di Ibu Kota Brasil, Salvador, sekitar 400 mil dari Paramirim, melaporkan serangkaian serangan oleh makhluk haus darah yang tampaknya telah menambahkan darah manusia ke menu mereka.

Selama tiga bulan terakhir, puluhan penduduk setempat yang ketakutan telah mengungkapkan diteror oleh mamalia yang terbang di malam hari itu.

Banyak yang terbangun karena melihat seprai mereka basah bersimbah darah setelah hewan bersayap itu menancapkan taring mereka ke kaki, tumit, dan siku manusia.

Kelelawar vampir, atau kelelawar biasa, adalah makhluk nokturnal kecil dengan lebar sayap sekitar delapan inci. Mereka hanya tinggal di Amerika dan makan darah, menusuk kulit mangsanya dengan gigi seri yang tajam.

"Kami telah mendeteksi perubahan perilaku kelelawar dan peningkatan populasi yang mengkhawatirkan di daerah tersebut. Kami percaya ini karena deforestasi dan penghancuran gua, yang memaksa kelelawar untuk bermigrasi ke kota-kota," kata Aroldo Carneiro, yang mengepalai unit surveilans rabies.

"Pusat kota tidak memiliki sumber makanan normal untuk makhluk hematofag (yang memakan darah) seperti kuda dan sapi. Kelelawar vampir harus menemukan alternatif untuk hidup, sehingga mereka menggigit anjing dan kucing, dan saat ini tidak tersedia, mereka pun beralih ke manusia," sambungnya.

Lebih lanjut, dia menekankan, serangan kelelawar pada manusia jarang terjadi di Salvador, namun penghancuran habitat alami mamalia nokturnal dan sejumlah besar sifat terbengkalai di pusat kota sebagai faktor yang berkontribusi terhadap wabah tersebut. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelelawar Vampir Teror Brazil, 1 Orang Tewas, 40 Lainnya Rabies

Kelelawar Vampir Teror Brazil, 1 Orang Tewas, 40 Lainnya Rabies

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:46 WIB

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Mirip Kelelawar di Cina

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Mirip Kelelawar di Cina

Tekno | Kamis, 30 April 2015 | 18:33 WIB

Lagi Syahdu Main Musik, Gitaris Ini Digigit Kelelawar

Lagi Syahdu Main Musik, Gitaris Ini Digigit Kelelawar

Video | Selasa, 16 September 2014 | 17:49 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB