Bayi Tidur Lebih Lama di Siang Hari, Wajarkah?

Ririn Indriani
Bayi Tidur Lebih Lama di Siang Hari, Wajarkah?
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

Jam tidur bayi akan mengalami perubahan pada usia tiga atau empat bulan.

Suara.com - Tanya:

Selamat siang Dokter,
Bayi saya berjenis kelamin perempuan, usia  2,5 bulan dengan berat bada 6,2 kg. Minumnya ASI dan sufor, karena ASI saya sedikit. Perlu diketahui, pola tidur bayi saya lebih lama di siang hari. Jadi setiap pukul 12 malam sampai 5 pagi, dia susah tidur. Kalau siang hari, susah sekali untuk dibangunkan, jam tidurnya dari pukul 10 pagi hingga 8 malam. Apakah pola tidur seperti ini masih wajar, Dok? Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.

RB
 
Jawab:

Selamat sore Ibu RB,
Jam tidur bayi akan mengalami perubahan pada usia tiga atau empat bulan. Meski begitu, perubahan ini tidak begitu saja terbentuk secara otomatis, karena pada dasarnya akan bergantung pula kepada bagaimana kebiasaan bayi sejak berusia lebih muda.

Penelitian membuktikan bahwa bayi dapat diajari untuk mengenal siang dan malam. Beri tahu bayi bahwa saat ini adalah siang hari dengan mengajaknya bermain atau melakukan aktivitas rutin lainnya, seperti makan, minum, dan mandi.

Ketika malam tiba, lakukan kegiatan rutin menjelang tidur, misalnya mandikan dengan air hangat, pijat-pijat tangan atau kakinya, berbincang-bincang, atau membacakan cerita. Usahakan meletakkan tempat tidur bayi di dekat jendela agar ketika pagi tiba, cahaya matahari segera menyinari dirinya untuk membantu menentukan ritme sirkadian.

Begitu juga ketika tidur siang. Bayi akan terbangun dengan sendirinya karena keadaan di sekitar yang sudah terang. Sebaliknya, pada saat dia terbangun dari tidur malam, bayi akan terpicu untuk tidur lagi, karena suasana yang masih gelap.

Ajari bayi Anda tentang jadwal tidur tetap tiap harinya. Di malam hari, ketika tiba saatnya untuk tidur, bawalah bayi Anda ke tempat tidur. Pastikan bayi sudah kenyang dan nyaman.

Pada mulanya, bayi memang akan menangis karena merasa masih ingin bermain meskipun malam telah tiba. Namun, Anda harus tetap disiplin untuk menghilangkan kebiasaan bayi tidur terus di siang hari.

Jika bayi Anda menangis, usahakan untuk mengabaikannya karena hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Bayi usia lima bulan ke bawah tidak akan berlama-lama ketika menangis, yaitu sekitar 15-20 menit. Ingatlah untuk tidak menyalakan lampu, memindahkan bayi dari tempat tidur, atau memberikan botol susu meskipun dia menangis.

Tujuannya adalah membuat bayi terbiasa mengenal waktu tidur tetap. Anda juga harus tetap konsisten dalam mengenalkan waktu tidur tetap.

Jika bayi menangis, Anda hanya perlu bersabar dan sebisa mungkin menenangkannya. Seiring dengan konsistensi Anda, bayi akan lebih cepat menghentikan tangisnya sebagaimana dia menyadari bahwa tangisannya tidak berguna.

Hindari membuat bayi terlalu kenyang. Bayi yang terlalu kenyang biasanya akan mengalami gangguan tidur malam, seperti mengompol atau BAB. Popok yang basah atau kondisi perut yang tidak enak memicu bayi untuk terbangun pada malam hari.

Setelah itu, bayi akan rewel karena belum tentu bisa tidur lagi.

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.


Dijawab oleh: dr. Yohana Margarita
Sumber: https://meetdoctor.com/
loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Berpetualang di alam terbuka sambil menikmati hotel gantung adalah pengalaman yang ditawarkan oleh sebuah skylodge di kawasan Purwakarta, Jawa Barat.
.
Untuk bisa menjejak ke skylodge tertinggi di dunia ini Anda harus menanjaki tebing di Gunung Parang sejauh 500 meter!
.
Seperti apa keseruannya? Saksikan selengkapnya di Youtube Suaradotcom!
.
.
.
#video #videooftheday #gunungparang #skylodge #purwakarta #jawabarat #indonesia #travelling #explorepurwakarta #exploreindonesia #asia #suaradotcom

INFOGRAFIS