Alasan Perempuan Kerap Alami Masalah Gangguan Makan

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 16 Juli 2017 | 15:00 WIB
Alasan Perempuan Kerap Alami Masalah Gangguan Makan
Remaja diet. [Shutterstock]

Suara.com - Perempuan ternyata memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan makan. Itu terjadi karena keinginan perempuan untuk diet, dan mendambakan tubuh langsing sebagai daya tarik.

Menurut penelitian, perempuan yang dikatakan "kurang menarik" lebih termotivasi untuk diet, dan menjadi kurus jika suami atau pasangan mereka lebih menarik dari mereka. Motivasi ekstra untuk diet ini tidak ada di kalangan perempuan yang lebih terlihat atraktif di bandingkan suami mereka.

Sedangkan untuk laki-laki, motivasi mereka untuk diet sangat rendah dan terlepas dari daya tarik istri mereka atau keinginan mereka sendiri.

"Hasilnya menunjukkan bahwa memiliki suami yang secara fisik menarik mungkin memiliki konsekuensi negatif bagi istri, terutama jika istri tersebut tidak terlalu menarik," kata peneliti yang seorang mahasiswa doktoral di Florida State University, Tania Reynolds.

Studi ini menawarkan wawasan produktif tentang hubungan di mana perempuan merasa khawatir akan kehilangan harapan dari pasangannya. Memahami prediktor yang meningkatkan risiko perempuan yang terkena gangguan makan, dan masalah kesehatan lainnya, dapat memberikan bantuan lebih awal.

"Ini mungkin membantu mengidentifikasi perempuan yang berisiko mengembangkan perilaku penurunan berat badan yang lebih ekstrem, yang telah dikaitkan dengan bentuk tekanan psikologis lainnya seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan zat dan ketidakpuasan terhadap kehidupan," kata Reynolds.

"Jika kita memahami bagaimana hubungan perempuan memengaruhi keputusan mereka untuk diet dan prediktor sosial untuk mengembangkan perilaku makan yang tidak sehat, maka kita akan lebih mampu untuk membantu mereka," sambungnya.

Untuk studi tersebut, tim meneliti 113 pasangan pengantin baru yang menikah kurang dari empat bulan serta berusia rata-rata akhir 20-an. Para peserta mayoritas tinggal di daerah Dallas, Amerika Serikat, dan setuju diberi nilai pada daya tarik tubub mereka. Penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal Body Image. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Otak Perempuan Bulimia Ketika Merespon Makanan

Ini Cara Otak Perempuan Bulimia Ketika Merespon Makanan

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 16:20 WIB

Gemar Makan Banyak Tengah Malam? Mungkin Anda Derita Penyakit Ini

Gemar Makan Banyak Tengah Malam? Mungkin Anda Derita Penyakit Ini

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 19:47 WIB

Studi: Anoreksia, Penyebabnya Bisa Jadi Genetik

Studi: Anoreksia, Penyebabnya Bisa Jadi Genetik

Health | Minggu, 14 Mei 2017 | 09:27 WIB

Anda Sering Kalap saat Makan? Waspadai Gangguan Ini!

Anda Sering Kalap saat Makan? Waspadai Gangguan Ini!

Health | Jum'at, 03 Maret 2017 | 16:58 WIB

Ini Dampak Dari Gangguan Makan

Ini Dampak Dari Gangguan Makan

Health | Minggu, 14 Agustus 2016 | 20:32 WIB

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Derita Anoreksia, Berat Perempuan 37 Tahun Ini Hanya 20 Kilogram

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2015 | 17:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB