Anak dengan Orangtua Tunggal Saat Dewasa Kurang Sejahtera

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Selasa, 18 Juli 2017 | 11:57 WIB
Anak dengan Orangtua Tunggal Saat Dewasa Kurang Sejahtera
Ilustrasi anak dengan orangtua tunggal (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan orangtua tunggal cenderung memiliki tingkat kesejahteraan dan kepuasan hidup yang lebih rendah saat mereka dewasa.

Studi tersebut menunjukkan, bahwa anak-anak yang dibesarkan oleh orangtua tunggal, 30 persen lebih sedikit dan lebih cenderung menganggur. 9 persen lebih kecil kemungkinan mereka berada dalam hubungan romantis, dan memiliki lebih sedikit teman.

"Temuan ini menunjukkan, bahwa kedua orangtua merupakan sumber daya penting bahkan ketika anak-anak sudah dewasa, dan meninggalkan rumah orangtua mereka. Selama masa awal usia dewasa mereka, sumber daya ini mungkin mencakup dukungan finansial serta akses ke jejaring sosial, yang penting untuk menemukan pekerjaan yang baik," kata Sakari Lemola dari University of Warwick di London.

Mereka yang beranjak dewasa dengan orangtua tunggal selama masa kanak-kanak cenderung tidak mengenal kedua orangtua mereka dengan baik, dan menerima dukungan semacam itu selama masa dewasa mereka.

Untuk penelitian ini, tim menganalisis 641 orang dari lebih 24 ribu orang dewasa berusia 18-66 tahun, yang menghabiskan seluruh masa kecil mereka dengan orangtua tunggal dan 1.539 yang menghabiskan sebagian masa kecil mereka dengan orangtua tunggal.

Kelompok tersebut ditanya seberapa puas mereka dengan kehidupan pada, dengan menggunakan skala 11 poin, mulai dari nol (sama sekali tidak puas) sampai 10 (benar-benar puas).

Peneliti juga memperhitungkan keadaan sosio-ekonomi masa kecil, perbedaan dalam kepuasan hidup relatif kecil.

Hasilnya, mereka yang tumbuh dengan orangtua tunggal selama masa kanak-kanak, kira-kira 0,2 poin lebih rendah terhadap skala kepuasan yang berkisar antara 0 sampai 10, daripada anak-anak yang dibesarkan oleh kedua orangtua mereka.

Mereka juga memiliki 0,1 poin lebih rendah daripada anak-anak yang mengalami pemisahan orangtua saat masa kanak-kanak. (TimesofIndia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi

Ayah Cenderung Beri Anak "Junk Food" Saat Ibu Tak Mengawasi

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 19:31 WIB

Stop! Kasus Bullying Anak Kebutuhan Khusus, Lakukan Ini

Stop! Kasus Bullying Anak Kebutuhan Khusus, Lakukan Ini

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 15:25 WIB

Anak Kedua Lebih Nakal dan Pemberontak?

Anak Kedua Lebih Nakal dan Pemberontak?

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 14:09 WIB

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Ini Dampaknya Bila Orangtua Main Ponsel Pintar di Depan Anak

Health | Selasa, 11 Juli 2017 | 14:46 WIB

Duh, Anak-anak Kini Lebih Banyak Alami Gejala Mata Kering

Duh, Anak-anak Kini Lebih Banyak Alami Gejala Mata Kering

Health | Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:00 WIB

Manfaat Ajaib Ini Bisa Dialami Anak Bila Ayah Ikut Mengasuh

Manfaat Ajaib Ini Bisa Dialami Anak Bila Ayah Ikut Mengasuh

Health | Jum'at, 23 Juni 2017 | 17:55 WIB

Ingin Anak Cerdas, Sering-sering Bacakan Buku Cerita

Ingin Anak Cerdas, Sering-sering Bacakan Buku Cerita

Health | Jum'at, 02 Juni 2017 | 11:11 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB