Hebat! Dokter AS Perbaiki Kerusakan Otak Tak Responsif Balita Ini

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 24 Juli 2017 | 20:00 WIB
Hebat! Dokter AS Perbaiki Kerusakan Otak Tak Responsif Balita Ini
Ilustrasi otak. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam sebuah kecelakaan tragis, seorang anak berusia dua tahun mengalami serangan jantung setelah tenggelam di dalam sebuah kolam renang. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Anak-anak di Arkansas Amerika Serikat. Sayangnya, gadis tersebut tidak menanggapi rangsangan apapun, bahkan setelah dokter melakukan berbagai upaya.

Hasil pemindaian MRI kemudian menunjukkan luka pada bagian otak yang dalam serta hilangnya materi abu-abu dan putih pada otak.

Anak kecil yang tidak diberitahu namanya tersebut kemudian tidak mampu berbicara, berjalan dengan baik atau responsif terhadap perintah, dan terus-menerus menggeliat dan menundukkan kepalanya.

Namun, sebuah mukjizat medis terjadi, para dokter berhasil membalikkan kerusakan yang ditimbulkan tragedi tenggelam tersebut.

Karena terapi oksigen hiperbarik tidak tersedia di lokasi pasien tinggal, dokter di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Negeri Louisiana di AS memulai perawatan bridging untuk mencegah degenerasi jaringan permanen sampai mereka bisa membawa pasien ke pusat perawatan hiperbarik.

55 hari setelah tenggelam, mereka memulai pengobatan dengan dosis 100 mg normobarik selama 45 menit, dua kali sehari melalui kanula hidung.

Anak itu, kata dokter, menjadi lebih waspada, terjaga dan berhenti menggeliat. Tingkat perbaikan neurologis kemudian meningkat, dan dia mulai bisa tertawa, meningkatkan gerakan tangan, dan mengambil makanan secara oral.

78 hari setelah tenggelam, pasien dan keluarga kemudian pergi ke New Orleans, di mana dokter mulai merawatnya dengan terapi oksigen hiperbarik (HBOT).

"Pada awal setiap sesi, pasien menunjukkan perbaikan neurologis secara visual dan atau pemeriksaan fisik," kata dokter.

"Setelah 10 sesi HBOT, ibu pasien melaporkan bahwa putrinya mendekati normal, kecuali pada fungsi motorik kasar dan membutuhkan terapi fisik tambahan. Setelah 39 sesi HBOT, pasien menunjukkan gaya berjalan terpandu, tingkat bicara lebih tinggi daripada sebelum tenggelam, mendekati fungsi motor normal dan kognisi normal," sambungnya.

MRI pada 27 hari setelah sesi HBOT ke-40 dan 162 hari pasca-tenggelam menunjukkan adanya sisa luka ringan dan pembalikan sempurna dari kehilangan materi abu-abu dan putih pada otak.

"Pertumbuhan kembali jaringan yang mengejutkan dalam kasus ini terjadi karena kami dapat melakukan intervensi sejak dini pada anak yang sedang tumbuh, sebelum degenerasi jaringan jangka panjang," ungkap Paul Harch, Direktur Hyperbaric Medicine di LSU Health.

"Pengobatan medis berisiko rendah tersebut mungkin memiliki efek mendalam pada pemulihan fungsi pada pasien serupa yang secara neurologis hancur karena tenggelam," tandas Harch.

Kasus keajaiban medis tersebut dilaporkan dalam jurnal Medical Gas Research. Demikian seperti dilansir dari Zeenews.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengalaman Hidup Bikin Otak Menua

Pengalaman Hidup Bikin Otak Menua

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 16:00 WIB

Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda

Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda

Health | Selasa, 18 Juli 2017 | 10:00 WIB

Studi Terkini: Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Otak

Studi Terkini: Minyak Zaitun Bisa Cegah Kanker Otak

Health | Jum'at, 14 Juli 2017 | 07:53 WIB

Begini Keadaan Otak Selama Dihipnotis

Begini Keadaan Otak Selama Dihipnotis

Health | Minggu, 09 Juli 2017 | 19:45 WIB

Studi: Belajar dengan Musik Bisa Mengubah Struktur Otak

Studi: Belajar dengan Musik Bisa Mengubah Struktur Otak

Health | Minggu, 09 Juli 2017 | 14:39 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×