Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 18 Juli 2017 | 10:00 WIB
Rajin Main Teka-teki Silang, Otak 10 Tahun Lebih Muda
Ilustrasi bermain teka teki silang (Shutterstock)

Suara.com - Senang bermain permainan asah otak seperti teka-teki silang? Berbahagialah Anda. Pasalnya, Anda terbebas dari risiko kepikunan saat memasuki fase lanjut usia nanti.

Keith Wesnes, Profesor di University of Exeter, Inggris, mengungkapkan orang-orang yang rajin mengisi teka teki silang memiliki otak 10 tahun lebih muda dibandingkan usia sebenarnya.

Menurut dia, permainan asah otak ini memang terbukti memengaruhi fungsi kognitif sehingga memperlambat kondisi demensia atau kepikunan yang umum dialami para lanjut usia.

Mereka yang rajin mengisi teka-teki silang juga diyakini memiliki kecepatan penalaran, hitungan, dan penyimpanan memori jangka pendek yang lebih akurat.

"Kami menemukan hubungan langsung antara frekuensi bermain teka-teki dengan kecepatan, dan ketepatan kinerja pada sembilan tugas kognitif yang menilai berbagai aspek fungsi, termasuk perhatian, penalaran dan ingatan," kata Keith Wesnes.

Selain itu, Wesnes juga menemukan, karyawan yang senang bermain teka-teki silang secara konsisten lebih teliti dalam pekerjaannya dibandingkan karyawan lainnya yang tidak bermain teka-teki silang.

Untuk mendapatkan temuan ini,  peneliti menganalisis data lebih dari 17 ribu orang sehat berusia 50 tahun ke atas.

Peneliti juga merekomendasikan agar masyarakat menjaga pikiran tetap aktif, rajin berolahraga, menghindari merokok, dan mengonsumsi makanan sehat yang seimbang untuk membantu mengurangi risiko penyakit demensia. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Makan Jeruk, Kurangi Risiko Demensia

Banyak Makan Jeruk, Kurangi Risiko Demensia

Health | Senin, 10 Juli 2017 | 13:13 WIB

Berjalan Lambat Indikator Mengidap Demensia

Berjalan Lambat Indikator Mengidap Demensia

Health | Senin, 03 Juli 2017 | 11:57 WIB

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Punya Hubungan Baik, Anda Bisa Terhindar dari Risiko Demensia

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 11:30 WIB

Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda

Pentingnya Stimulasi Otak Sejak Muda

Health | Minggu, 23 April 2017 | 17:56 WIB

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Game Online Ini Bisa Bantu Ilmuwan Pelajari Demensia

Health | Jum'at, 18 November 2016 | 05:56 WIB

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Kesepian? Hati-hati Kena Penyakit Pikun Lebih Dini

Health | Kamis, 03 November 2016 | 09:04 WIB

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Awas, Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Pikun!

Health | Kamis, 06 Oktober 2016 | 10:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB