Harapan Baru, Peneliti Kembangkan Obat Untuk Progeria

Ririn Indriani, Risna Halidi

Kamis, 03 Agustus 2017 | 02:18 WIB
Harapan Baru, Peneliti Kembangkan Obat Untuk Progeria
Ilustrasi peneliti. (Shutterstock)

Suara.com - Kini para peneliti telah mengembangkan teknologi terbaru yang dapat membalikkan penuaan dan meremajakan sel kulit manusia. Hal tersebut dianggap sebuah kemajuan yang dapat membantu mengobati masalah progeria, kelainan yang menyebabkan anak-anak terlalu cepat menua.

Meski banyak kemajuan telah dilakukan untuk memperlambat penuaan pada manusia, 'pembalikan usia' pada tingkat sel tetap sulit untuk dicapai.

Peneliti di Houston Methodist Research Institute di AS telah mempelajari sel kulit dari anak-anak dengan progeria. "Kami ingin melakukan sesuatu yang dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan berpotensi memungkinkan mereka untuk hidup lebih lama, jadi kami mulai mempelajari sel mereka dan melihat apakah kami dapat memperbaiki fungsi sel," kata John P Cooke dari Houston Methodist dilansir Zeenews.

Peneliti memusatkan perhatian pada telomere, yang ditemukan di setiap ujung kromosom, seperti sebuah ujung tali sepatu yang memegang kromosom tetap bersama-sama. Seiring bertambahnya usia, telomere akan semakin pendek, tapi peneliti menemukan bahwa telomere akan lebih pendek pada anak-anak dengan progeria.

"Ketika kita membalikkan proses pemendekan telomere pada sel dari anak-anak ini dan memperpanjangnya, ia dapat membalikkan banyak masalah yang terkait dengan penuaan," kata Cooke lagi.

Periset menggunakan teknologi yang disebut terapi RNA. Mereka kemudian mendapat sel untuk menghasilkan protein yang disebut telomerase yang bisa memperpanjang dan memperpanjang telomere.

"Apa yang paling tak terduga tentang pekerjaan kami adalah efek dramatis teknologi perpanjangan telomere terhadap sel," kata Cooke.

Ia juga menambahkan, "Kami tidak mengharapkan untuk melihat efek dramatis pada kemampuan sel untuk berkembang biak. Mereka dapat berfungsi dan membelah lebih normal dan juga fungsi yang lebih baik," katanya.

"Kami meningkatkan kemampuan sel untuk memperbanyak dan membalikkan produksi protein inflamasi. Penanda penuaan sel yang kami lihat semuanya terbalik dengan pengobatan dalam penelitian kami," kata Cooke. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of American College of Cardiology.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasihan, Gara-gara Berwajah Aneh, Lelaki Ini Ditawari Ikut Sirkus

Kasihan, Gara-gara Berwajah Aneh, Lelaki Ini Ditawari Ikut Sirkus

Health | Minggu, 14 Mei 2017 | 19:47 WIB

Langka, Wajah Bayi Ini Mirip Kakek 80 Tahun

Langka, Wajah Bayi Ini Mirip Kakek 80 Tahun

Health | Kamis, 29 September 2016 | 16:02 WIB

'Benjamin Button' di Dunia Nyata Ada di India

'Benjamin Button' di Dunia Nyata Ada di India

Health | Kamis, 04 Februari 2016 | 19:21 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×