Anak Keras Kepala Ternyata Calon Orang Sukses

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 14 Agustus 2017 | 05:00 WIB
Anak Keras Kepala Ternyata Calon Orang Sukses
Ilustrasi anak keras kepala (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru dari American Physocological Association menunjukkan, anak yang sejak sekolah dasar sampai usia dewasa sering ditemukan melanggar peraturan atau menentang orangtua, dapat tumbuh menjadi orang berpendidikan tinggi dan orang dewasa yang berpenghasilan tinggi.

Anak-anak berusia antara 8 hingga 12 tahun dievaluasi untuk ciri kepribadian non-kognitif seperti pengetahuan akademis, hak, dan pembelaan. 40 tahun kemudian, para periset memeriksa kembali bagaimana hasilnya.

Aturan seperti melanggar dan menantang otoritas orangtua ternyata merupakan prediktor non-kognitif terbaik untuk berpenghasilan tinggi saat dewasa.

Studi ini tidak menjelaskan mengapa ada korelasi kuat antara masa muda yang kerap melanggar peraturan, dan pendapatan tinggi di usia paruh baya. Penulis mendalilkan, anak-anak semacam itu mungkin lebih kompetitif di kelas, yang mengarah ke nilai yang lebih baik.

Mereka juga bisa jadu lebih menuntut sebagai orang dewasa, ketika negosiasi gaji, misalnya. Bisa jadi, mereka lebih bersedia memperjuangkan kepentingan finansial bahkan dengan risiko memiliki teman dan rekan kerja yang menyebalkan.

Para penulis juga sebenarnya tidak dapat mengesampingkan alasan negatif jika para pelanggar peraturan ini mungkin juga melakukan sesuatu yang tidak etis untuk menaikkan gaji mereka.

Namun, bagaimana caranya agar tahu apakah anak Anda berkemauan keras? Ahli terapi profesional mengungkapkan, anak berkemauan keras memiliki reaksi hati yang kuat, bahwa mereka akan bertarung bahkan bila itu tidak masuk akal.

Mereka mengejar apa yang mereka inginkan apapun biaya yang harus dikeluarkan. Apakah baik memiliki anak berkemauan keras? Terapis mengatakan, memang benar anak berkemauan keras lebih bersedia melakukan yang benar dibandingkan melakukan apa yang teman mereka lakukan.

Jika orangtua dapat memotivasi mereka melakukan sesuatu dengan baik di sekolah atau dengan tujuan nyata, anak-anak yang memiliki kemauan keras dapat dibentuk menjadi pemimpin yang akan melakukan hal yang benar, bahkan jika mereka harus melakukannya secara sendiri.

Caranya? Jaga agar komunikasi tetap terbuka, dan dengarkan kemauan mereka. Mintalah mereka untuk menjelaskan pandangan mereka. Ketika mereka membicarakan apa yang mereka inginkan, mungkin anak juga akan menangkap kurangnya logika mereka.

Dan jika anak membuat kasus yang "menarik", cobalah untuk bernegosiasi. Anda bahkan bisa menggunakan metode poin untuk memberikan keinginan mereka asalkan mereka telah bersedia melakukan hal tertentu.

Dan jika anak tidak bersedia, biarkan mereka mendapatkan beberapa konsekuensi.  Setiap orangtua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi orang dewasa yang sukses, dan penelitian ini menunjukkan, anak keras kepala bisa menjadi salah satu prediktornya. (Time)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 4 Alasan Orang yang Mandiri Bisa Lebih Cepat Sukses

Ini 4 Alasan Orang yang Mandiri Bisa Lebih Cepat Sukses

Lifestyle | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:00 WIB

Sejuta Manfaat Bermain Lego Bagi Anak dan Orang Dewasa

Sejuta Manfaat Bermain Lego Bagi Anak dan Orang Dewasa

Health | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 19:13 WIB

Masukkan Bayi ke Kulkas, Dua Babysitter Ditangkap

Masukkan Bayi ke Kulkas, Dua Babysitter Ditangkap

Health | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 05:40 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×