Sejuta Manfaat Bermain Lego Bagi Anak dan Orang Dewasa

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 19:13 WIB
Sejuta Manfaat Bermain Lego Bagi Anak dan Orang Dewasa
Ilustrasi anak-anak sedang asyik bermain lego. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu jenis mainan kreatif dan edukatif ternama di dunia yaitu lego, memang dikenal sebagai jenis permainan yang bermanfaat bagi otak. Bagaimana tidak, lego bisa menjadi sarana berkreasi dan menjadi wadah dalam menyalurkan imajinasi.

Bahkan Psikolog Klinis sekaligus Hipnoterapis, Liza Djaprie M.Psi, CH, mengatakan bahwa lego tak hanya bermanfaat bagi anak-anak, tetapi juga orang dewasa.

Ia menjelaskan, lego memiliki beberapa manfaat pada anak diantaranya mengasah kemampuan motorik halus dan persistensi, melatih kemampuan memecahkan masalah dan bermain kooperatif, menumbuhkan percaya diri, belajar teknologi, sains, teknik dan matematika, serta merangsang kreatifitas anak.

"Membangun (lego) itu juga melatih kreatifitas mereka, entah itu membangun jembatan, membangun rumah, membangun mobil-mobilan, jadi itu merangsang kreatifitas mereka," ujar Liza.

Ia juga menambahkan bagaimana lego juga bermanfaat sebagai metode pengenalan warna pada anak, serta melatih kepercayaan diri. "Lego melatih kepercayaan diri dia (anak), terus mereka juga berani presentasi. Itu melatih mereka ngobrol, awalnya hanya di depan orangtua, setelah itu dengan teman sekelasnya," tambah Liza.

Selain itu, lego juga dipercaya dapat menjadi media permainan yang cocok bagi anak dengan kebutuhan khusus seperti anak dengan autisme. "Ketika mereka (anak dengan autisme) bermain lego, tentu itu membantu mereka untuk berinteraksi dengan orang apalagi jika bermainnya dengan orang lain," terangnya merinci.

Selain itu, lanjut Liza, anak dengan autisme juga ada kecenderungan tidak bisa duduk diam. Nah, dengan diajarkan sekian banyaknya cara berkreasi dengan lego, mereka bisa diajarkan duduk diam dan berinteraksi dengan orang di depan mereka.

Tak hanya pada anak, Liza juga menuturkan bahwa lego juga merupakan cara tepat untuk menyalurkan stres pada remaja dan dewasa. Mengutip Martin L. Seligman, Liza mengatakan, ada tiga hal penting yang harusnya dirasakan oleh orang dewasa yaitu, cinta, kerja dan bermain. "Nah, bermainnya ini yang kurang," imbuhnya singkat.

Dengan bermain lego, jelas Liza, remaja dan orang dewasa memiliki wadah untuk melakukan manajemen stres, menjadi wacana komunikasi sosial, mengasah kemampuan untuk mendengarkan, berbicara dan berempati, berkontribusi positif pada kesehatan mental serta membantu untuk meningkatkan produktifitas belajar serta bekerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Restoran Ini Sajikan Burger Berbentuk Bata Lego

Restoran Ini Sajikan Burger Berbentuk Bata Lego

Lifestyle | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:05 WIB

Berkomunikasi Tanpa Kata-kata, Lego Hadirkan Medsos untuk Anak

Berkomunikasi Tanpa Kata-kata, Lego Hadirkan Medsos untuk Anak

Tekno | Selasa, 31 Januari 2017 | 15:56 WIB

Kini Hadir Seri Mainan Lego City

Kini Hadir Seri Mainan Lego City

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2016 | 20:25 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB