Persahabatan Sejak Remaja, Kesehatan Mental Kuat

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 23 Agustus 2017 | 12:23 WIB
Persahabatan Sejak Remaja, Kesehatan Mental Kuat
Ilustrasi persahabatan (Shutterstock)

Suara.com - Anda merasa khawatir melihat anak laki-laki atau perempuan terlalu dekat dengan sahabatnya?

Sebaiknya, jangan terlalu. Pasalnya, menurut sebuah penelitian, memiliki  sahabat yang kuat dan intim selama masa remaja dapat membantu seorang anak memperbaiki beberapa aspek kesehatan mental dalam dirinya seperti kegelisahan, penerimaan sosial, harga diri dan gejala depresi.

"Penelitian kami menemukan bahwa kualitas persahabatan selama masa remaja dapat secara langsung memprediksi aspek kesehatan mental dan emosional jangka panjang," kata penulis utama penelitian, Rachel K. Narr, kandidat PhD, dalam psikologi klinis di University of Virginia.

"Siswa sekolah menengah atas dengan persahabatan berkualitas tinggi cenderung memperbaiki beberapa aspek kesehatan mental dari waktu ke waktu, sementara remaja yang populer di kalangan teman sebaya mereka di SMA mungkin lebih rentan terhadap kecemasan sosial di kemudian hari," sambung Narr.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Child Development tersebut, mengamati sampel komunitas dari 169 remaja berusia di atas 10 tahun, dari saat mereka berusia 15 tahun hingga berusia 25 tahun.

Responden berasal dari kaum muda secara ras, etnis, dan sosial-ekonomi yang beragam, dengan besaran 58 persen orang Kaukasia, 29 persen orang Amerika keturunan Afrika, dan delapan persen ras campuran atau etnisitas dan dengan pendapatan keluarga rata-rata USD40 ribu sampai USD59.999.

Remaja tersebut kemudian dinilai setiap tahun, dan diminta menjawab pertanyaan tentang siapa teman terdekat mereka. Kemudian, melaporkan persahabatan mereka dan berpartisipasi dalam wawancara dan penilaian yang mengeksplorasi perasaan seperti kecemasan, penerimaan sosial, harga diri, dan gejala depresi.

Periset menemukan, remaja yang memprioritaskan persahabatan pada usia 15 tahun memiliki kecemasan sosial yang lebih rendah, terjadi peningkatan pad rasa harga diri dan sedikit gejala depresi pada saat mereka mencapai usia 25 tahun.

Para periset mengatakan, hal ini mungkin terjadi karena pengalaman positif dengan teman dapat membantu memperkuat perasaan positif tentang diri sendiri selama tahap kehidupan ketika identitas pribadi tengah dikembangkan.

baca juga

Selain itu, persahabatan yang erat dapat membuat remaja yang tengah galau atau berada di persimpangan memiliki harapan dan karena itu mendorong pengalaman yang mendukung di masa depan. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Membuat Persahabatan Para Lelaki Bisa Kuat Sekali

Ini yang Membuat Persahabatan Para Lelaki Bisa Kuat Sekali

Lifestyle | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 16:22 WIB

Kata Peneliti, Orang yang Punya Sahabat Lebih Sehat

Kata Peneliti, Orang yang Punya Sahabat Lebih Sehat

Health | Kamis, 13 Juli 2017 | 14:10 WIB

Studi: Hubungan Persahabatan Bisa Lebih Baik dari Keluarga

Studi: Hubungan Persahabatan Bisa Lebih Baik dari Keluarga

Health | Kamis, 22 Juni 2017 | 15:13 WIB

Studi: Persahabatan, Sumber Kesehatan dan Kebahagiaan

Studi: Persahabatan, Sumber Kesehatan dan Kebahagiaan

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2017 | 06:03 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

×