Ingin Kurangi Minuman Alkohol? Lakukan Ini!

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 16:07 WIB
Ingin Kurangi Minuman Alkohol? Lakukan Ini!
Ilustrasi minuman beralkohol. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda ingin mengurangi asupan alkohol Anda? Nah, sebuah studi terbaru menemukan bahwa Anda hanya memerlukan 11 menit pelatihan mindfulness dan cara ini dipercaya dapat membantu mengurangi konsumsi alkohol. Pelatihan mindfulness mencakup kombinasi meditasi, kesadaran tubuh dan yoga.

Penulis utama penelitian, Sunjeev Kamboj, dari University College, London, menemukan bahwa latihan yang sederhana dan singkat dapat membantu peminum mengurangi kebiasaannya, dan manfaatnya dapat dilihat dengan cukup cepat.

Perhatian dan konsentrasi yang mendalam dapat mengajarkan seseorang mengenai kesadaran tinggi akan perasaan dan sensasi tubuhnya, sehingga mereka dapat memperhatikan hasrat daripada menekan hasrat itu sendiri.

Dengan strategi ini, para peserta dapat mentolerir hasrat untuk minum sebagai kejadian sementara tanpa perlu melakukan tindakan.

"Mempraktikkan perhatian penuh dapat membuat seseorang lebih sadar akan kecenderungan mereka untuk menanggapi secara refleks terhadap dorongan. Dengan semakin sadar akan hasrat mereka, menurut kami, peserta penelitian dapat membawa menarik kembali pada persamaa alih-alih meraih secara otomatis minuman saat mereka merasakan keinginan," terang Kamboj dilansir Zeenews.

Dalam studi tersebut, setelah sesi pelatihan dan dorongan selama 11 menit untuk terus berlatih mengenai mindfulness peminum berat akan mengurangi asupan alkohol dalam seminggu dibandingkan orang-orang yang diajari teknik relaksasi saja.

Kelompok mindful minum 9,3 unit alkohol lebih sedikit (kira-kira setara dengan tiga liter bir) di minggu berikutnya dibandingkan dengan minggu sebelum penelitian, sementara tidak ada penurunan konsumsi alkohol yang signifikan di antara mereka yang telah mempelajari teknik relaksasi.

Periset mengatakan bahwa masalah alkohol berat sering didahului dengan pola minum berat, sehingga para periset berharap bahwa bentuk pelatihan seperti perhatian penuh dapat membantu mengurangi minum sebelum mengalami masalah yang lebih parah.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam  International Journal of Neuropsychopharmacology. "Kita perlu mempersiapkan anak-anak, tidak hanya untuk sekolah saja tapi juga untuk meningkatkan daya saing mereka agar siap menghadapi masa depannya dengan lebih baik," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Wine Mahal Terasa Lebih Enak

Alasan Wine Mahal Terasa Lebih Enak

Lifestyle | Rabu, 16 Agustus 2017 | 12:19 WIB

Segelas Wine Bikin Anda Lebih Kreatif

Segelas Wine Bikin Anda Lebih Kreatif

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:31 WIB

Lima Pose Yoga Ini Bisa Bantu Anda Makin Jago Basket

Lima Pose Yoga Ini Bisa Bantu Anda Makin Jago Basket

Health | Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:05 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB