Kurangi Lemak Perut dengan Empat Langkah Sederhana Ini

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Senin, 04 September 2017 | 14:02 WIB
Kurangi Lemak Perut dengan Empat Langkah Sederhana Ini
Ilustrasi perempuan sedang diet. (Shutterstock)

Suara.com - Kehilangan berat badan bukanlah prestasi yang mudah dicapai, meski Anda telah menetapkan target tertentu. Menghilangan lemak membutuhkan kerja keras, disiplin, dedikasi, kemauan besar dan kontrol diri.

Menurunkan berat badan adalah proses yang lama, meski harus menjalankan berbagai macam cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan seperti mencoba berbagai jenis diet yang sesuai dengan kebutuhan atau ramuan yang katanya telah terbukti efektif mempercepat proses penghilangan lemak.

Selain "bergerak lebih banyak dan kurangi makan", berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan lemak dari perut seperti dilansir dari Zeenews:

Makan Penuh Penghayatan

Makan tanpa gangguan layar telepon dan komputer bisa membantu orang menurunkan berat badan kata sebuah studi di Portugal.

Ada juga penelitian tanpa henti yang membuktikan bahwa makan di depan TV benar-benar dapat membuat Anda bertambah gemuk. Pasalnya, orang-orang ngemil biasanya terjadi karena bosan dan melupakan apa yang sudah mereka makan.

Sadar akan apa yang dikonsumsi, dan bagaimana memakannya. Idealnya, jika ponsel disimpan jauh, Anda cenderung makan lebih lambat dan merasa lebih cepat kenyang.

Konsumsi Makanan Berserat

Alpukat, kecambah brussel, blackberry, dan biji rami adalah sumber serat larut yang sangat baik dan menyerap air dalam tubuh, sehingga membentuk gel yang membantu untuk mempermudah pencernaan.

Penelitian terbaru menunjukkan, mengonsumsi serat secara teratur membantu penurunan berat badan karena orang umumnya akan merasa lebih kenyang dan oleh karena itu akan cenderung tidak mencoba makanan manis.

Satu studi yang dilakukan selama lima tahun terhadap 1.000 orang dewasa menemukan bahwa untuk setiap 10 gram peningkatan serat larut yang mereka konsumsi, lemak perut mereka menurun hingga 3,7 persen.

Kurangi Stres

Stres menyebabkan kelenjar adrenal menghasilkan kortisol dalam tubuh yang seringkali disebut sebagai "hormon stres," memiliki kadar kortisol yang tinggi diketahui dapat meningkatkan lemak perut karena menyebabkan lonjakan nafsu makan yang menyebabkan penyimpanan lemak semakin terbentuk di perut.

Ini sangat umum terjadi pada perempuan, sejumlah penelitian menunjukkan, hal itu terjadi karena perempuan secara alami menghasilkan lebih banyak kortisol daripada laki-laki karena lingkar pinggangnya yang lebih besar.

Hindari Minuman Manis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bekerja di Belakang Meja Bikin Berat Badan Naik, Ini Alasannya

Bekerja di Belakang Meja Bikin Berat Badan Naik, Ini Alasannya

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 19:40 WIB

Seperti Ini Cara Aman dan Sehat Menambah Berat Badan

Seperti Ini Cara Aman dan Sehat Menambah Berat Badan

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:03 WIB

Ini Alasannya Remaja Berisiko Tinggi Alami Obesitas

Ini Alasannya Remaja Berisiko Tinggi Alami Obesitas

Health | Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:00 WIB

Lima Cara Menurunkan Berat Badan dengan Fitness Tracker

Lima Cara Menurunkan Berat Badan dengan Fitness Tracker

Health | Selasa, 22 Agustus 2017 | 17:07 WIB

Berat Badan Turun Drastis, Lihat! Perubahan Jari Perempuan Ini

Berat Badan Turun Drastis, Lihat! Perubahan Jari Perempuan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 Agustus 2017 | 07:49 WIB

Lihat! Perubahan Tubuh Perempuan Ini Usai Berat Badan Turun

Lihat! Perubahan Tubuh Perempuan Ini Usai Berat Badan Turun

Lifestyle | Rabu, 16 Agustus 2017 | 13:16 WIB

Lima Cara Ampuh Turunkan Berat Badan

Lima Cara Ampuh Turunkan Berat Badan

Health | Senin, 07 Agustus 2017 | 03:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB