Sederet Manfaat dari Memijat Bayi

Ardi Mandiri, Firsta Nodia

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 23:52 WIB
Sederet Manfaat dari Memijat Bayi
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Sama seperti orang dewasa, bayi dan anak-anak juga membutuhkan kenyamanan dengan dipijat. Tak hanya membuat tubuh merasa rileks, bayi yang rutin dipijat juga dapat terstimulasi kesehatan saluran cerna dan pernapasannya yang pada gilirannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuhmya.

"Pijatan yang nyaman juga akan menurunkan hormon stres sehingga bayi selalu riang. Belum lagi manfaat yang didapat jika dilakukan sendiri oleh sang ibu, karena pijatan memperkuat ikatan antara bayi dan ibu," ujar dr. Fitri Hartanto, SpA(K), Ketua Penyusun Modul Pelatihan Stimulasi Pijat Bayi dari IDAI pada 'Pemecahan Guinness World Records untuk Pelatihan Pijat Bayi dengan Peserta Terbanyak' di Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Ia menambahkan manfaat ini hanya dapat dirasakan bayi jika dilakukan pada waktu yang tepat. Menurut dr Hartanto, waktu yang tepat saat memijat bayi adalah ketika anak benar-benar dalam kondisi sehat.

"Ketika bayi dalam kondisi sehat maka stimulasi akan optimal. Hasilnya pun akan lebih dirasakan oleh bayi," tambah dia.

Ibu, kata dia, bisa menggunakan losion atau minyak saat akan memijat bayi. Alat bantu ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah anak di organ-organ tubuh sekaligus memperbaiki permukaan kulit anak.

Dokter Hartanto pun menjabarkan beberapa hal yang harus dihindari saat akan memijat bayi. Pertama kata dia, jangan pijat saat anak sedang minum atau makan. Hindari pula membangunkan anak saat akan memijat. Pastikan pula Anda melepaskan aksesoris yang ada di tangan seperti cincin maupun jam tangan agar tidak mengalihkan fokus si kecil.

"Jadi ketika memijat anak harus dalam kondisi sadar. Jangan ketika tidur dipaksa bangun untuk memijat," tambah dia.

Mulailah dengan memijat bagian tubuh yang dirasa nyaman bagi anak. Meski demikian, Ia menganjurkan untuk memijat bagian wajah terlebih dulu, lalu dilanjutkan di bagian dada, perut, tangan, kaki diakhiri dengan punggung. Ulangi setiap gerakan dua kali dengan delapan kali ketukan.

"Kontak mata harus diperhatikan. Boleh dihidupkan lagu yang teduh-teduh. Lalu perhatikan isyarat yang diberikan bayi apakah dia menangis, mengantuk, atau senang. Kalau rewel bisa dihentikan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Ini Letakkan Bayi di Lantai Bandara, Alasannya Mengejutkan!

Ibu Ini Letakkan Bayi di Lantai Bandara, Alasannya Mengejutkan!

Lifestyle | Kamis, 05 Oktober 2017 | 09:10 WIB

Juru Parkir Tertangkap Curi Susu Formula untuk Bayinya

Juru Parkir Tertangkap Curi Susu Formula untuk Bayinya

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 20:38 WIB

Sadis, Bayi Dibuang dengan Terbungkus Tirai Jendela

Sadis, Bayi Dibuang dengan Terbungkus Tirai Jendela

News | Sabtu, 30 September 2017 | 16:16 WIB

Dinkes DKI Jatuhkan Sanksi Ini pada RS Mitra Keluarga Kalideres

Dinkes DKI Jatuhkan Sanksi Ini pada RS Mitra Keluarga Kalideres

News | Selasa, 26 September 2017 | 10:27 WIB

Ibu Pecat Baby Sitter yang Habisi Susu Bayinya

Ibu Pecat Baby Sitter yang Habisi Susu Bayinya

Health | Minggu, 24 September 2017 | 08:54 WIB

Polisi Akan Tes Kejiwaan PRT yang Mutilasi Bayi Jadi 8 Potong

Polisi Akan Tes Kejiwaan PRT yang Mutilasi Bayi Jadi 8 Potong

News | Sabtu, 23 September 2017 | 18:27 WIB

Kasus Mutilasi Bayi, Polisi Akan Periksa Keluarga Pacar Juni

Kasus Mutilasi Bayi, Polisi Akan Periksa Keluarga Pacar Juni

News | Sabtu, 23 September 2017 | 17:58 WIB

Bayi yang Dipotong Jadi 8 Ternyata Sudah Meninggal di Kandungan

Bayi yang Dipotong Jadi 8 Ternyata Sudah Meninggal di Kandungan

News | Sabtu, 23 September 2017 | 16:35 WIB

RS Mitra Sudah Temui Keluarga Debora 3 Kali

RS Mitra Sudah Temui Keluarga Debora 3 Kali

News | Sabtu, 23 September 2017 | 02:19 WIB

Terkini

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×