Kasus Mutilasi Bayi, Polisi Akan Periksa Keluarga Pacar Juni

Arsito Hidayatullah, Welly Hidayat

Sabtu, 23 September 2017 | 17:58 WIB
Kasus Mutilasi Bayi, Polisi Akan Periksa Keluarga Pacar Juni
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Polisi masih mendalami kasus mutilasi bayi yang dilakukan oleh ibu kandung bernama Juni (19). Hingga kini, polisi masih menyelidiki apakah mutilasi bayi yang dilakukan Juni atas dasar paksaan orang lain atau tidak.

Juni sendiri diketahui melahirkan bayi dari hubungan gelap bersama pacarnya. Sehubungan dengan itu, polisi akan memanggil keluarga pacar Juni untuk dimintai keterangan.

"Sedang kami dalami, karena posisinya ada di luar kota. Identitasnya kita cek dari keluarga-keluarga yang bersangkutan (pacar Juni), ada di daerah Jawa Tengah. Namun sedang kami lakukan penyelidikan, karena kalau sudah matang (jelas) akan kami ambil yang bersangkutan (tangkap)," kata Kapolsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Komisaris Polisi Arif Fazrulrahman, kepada Suara.com, Sabtu (23/9/2017).

Lebih jauh, Arif mengatakan bisa saja akan mendatangkan penyidik ke Jawa Tengah, atau meminta keluarga pacar Juni untuk datang memenuhi panggilan. Tapi semua itu menurutnya masih menunggu penjadwalan pemanggilan.

"Iya, kami sudah mencoba menghubungi. Tapi pastinya nanti dalam waktu yang akan kami tentukan. Kami akan periksa di sana (Jawa Tengah), atau kami panggil ke Polsek untuk kami mintai keterangan," ujar Arif.

Arif sendiri sejauh ini belum juga mau membeberkan identitas nama dari kekasih Juni tersebut.

"Ya, belumlah (untuk) identitas. Masih sangat dini untuk kami share ke teman-teman ya," kata Arif.

Diketahui, bayi Juni lahir pada Sabtu (16/9/2017), sekitar pukul 22.00 WIB. Sehari kemudian, bayi yang belakangan diketahui sudah meninggal itu dibuang Juni ke loteng rumah kosong di sebelah rumah majikannya.

Keesokan harinya, bayi yang dibuang itu diketahui oleh seorang pekerja proyek. Ketika saksi melaporkan kepada warga dan polisi, Juni mengambil kembali bayi tersebut. Ia kemudian melakukan tindak mutilasi dengan memotong delapan bagian organ tubuh bayi yang lantas dimasukkannya ke dalam lubang kloset.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi yang Dipotong Jadi 8 Ternyata Sudah Meninggal di Kandungan

Bayi yang Dipotong Jadi 8 Ternyata Sudah Meninggal di Kandungan

News | Sabtu, 23 September 2017 | 16:35 WIB

Bayi Dimutilasi Ibu Kandung, Polisi: Kami Tunggu Autopsi RSCM

Bayi Dimutilasi Ibu Kandung, Polisi: Kami Tunggu Autopsi RSCM

News | Jum'at, 22 September 2017 | 16:10 WIB

Pembantu yang Mutilasi Bayi di Kelapa Gading dari Jasa Penyalur

Pembantu yang Mutilasi Bayi di Kelapa Gading dari Jasa Penyalur

News | Kamis, 21 September 2017 | 15:21 WIB

Terkini

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

×