Biar Anak Nggak Autisme Virtual, Yuk Larang Nonton TV!

Chaerunnisa, Risna Halidi

Senin, 16 Oktober 2017 | 17:36 WIB
Biar Anak Nggak Autisme Virtual, Yuk Larang Nonton TV!
Ilustrasi anak sedang menonton TV (Shutterstock)

Suara.com - Setelah larangan anak-anak menonton konten kekerasan dan vulgar di televisi, sebuah kelompok penelitian menyarankan melarang anak menonton TV sama sekali.

Waktu untuk menonton tv bagi anak-anak akan selalu menjadi topik yang hangat dan penuh perdebatan. Dengan kemajuan teknologi saat ini, anak-anak bahkan telah terbiasa dengan gadget atau gawai mereka.

Banyak pakar di banyak negara, pada kenyataannya, telah mendesak orangtua untuk menjauhkan anak-anak mereka dari televisi dan gadget sampai usia tertentu.

Prancis, misalnya, mendesak orangtua tidak membiarkan anak-anak berusia di bawah tiga tahun menonton TV. Carole Bienaime-Besse, yang duduk sebagai regulator TV Prancis, CSA, mengklaim pada hari Minggu, anak-anak telah berlebihan menggunakan perangkat digital dan dianggap telah menjadi "masalah kesehatan masyarakat".

"Orang-orang menyadari bahwa layar TV bisa menyebabkan kecanduan, bahkan pada anak-anak yang sangat kecil. Dan pada kasus-kasus ekstrim, menyebabkan masalah autistik, apa yang disebut autisme virtual. Silicon Valley juga tahu ini. Ada banyak aplikasi pendidikan untuk bayi, namun pada akhirnya hasilnya kontraproduktif," kata Bienaime-Besse.

Lebih lanjut, Bienaime-Besse memaparkan, studi menunjukkan, "Anak-anak yang terlalu terpapar adalah orang-orang yang paling sulit di sekolah."

Pada 2008, Prancis telah melarang lembaga penyiar di sana menargetkan anak di bawah usia tiga tahun dan telah memblokir BabyTV milik Fox Tetapi beberapa pembuat program bersikeras bahwa larangan tersebut tidak bekerja, terutama dengan begitu banyak orangtua yang menggunakan televisi, dan perangkat gawai untuk "mengasuh anak-anak mereka".

Alice Webb, Kepala Penyiaran CBeebies menyatakan bahwa lembaga penyiaran publik Inggris sangat mengkhawatirkan anak-anak yang tumbuh dan ketagihan digital.

"Kita perlu membicarakan ini sekarang karena kita tidak ingin mengatakan kepada diri kita sendiri dalam waktu 10 tahun, 'Apa yang kita lakukan terhadap anak-anak kita?'" kata Webb kepada AFP.

baca juga

Dia mengatakan, BBC mengarahkan CBeebies pada anak-anak yang berusia dua tahun ke atas, "Tapi kami tahu anak-anak lebih muda juga menonton. Jadi, kita harus realistis mengenai hal ini, dan ingatlah anak-anak tahu bahwa TV atau tablet itu adalah babysitter."

Untuk anak yang lebih besar, Webb mengatakan bahwa tidak mungkin untuk berpikir bahwa mereka dapat mengendalikan apa yang terjadi secara online. Dia mengatakan satu-satunya jawaban adalah, "Mengajarkan anak-anak apa adanya dan bukan untuk mereka, bagaimana mengembangkan pemikiran kritis dan bagaimana cara mengatasi saat mereka melihat hal-hal yang tidak mereka inginkan."

Di media sosial, Instagram, Twitter dan Facebook mengklaim hanya remaja berusia di atas 13 tahun yang diizinkan masuk ke jaringan mereka. Namun, Webb menyangkal dan mengatakan bahwa di Inggris, 75 persen anak berusia 10 tahun ke atas sudah terpapar media sosial.

Terlepas dari apa yang dikatakan oleh raksasa media sosial, "Statistik menyarankan sebaliknya dan mereka merasa lebih sulit untuk berdiri di belakang garis itu." 

Bienaime-Besse mengatakan regulator membutuhkan kekuatan yang lebih sehingga mereka dapat bertindak melawan konten online yang tidak pantas dengan cara yang sama seperti yang dilakukan dengan penyiar tradisional.

"Saya pikir tidak masuk akal bahwa orang seperti Facebook dan Twitter tidak diatur seperti pemasok konten lainnya," tandasnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Terjadi Saat Anda Duduk dan Nonton TV Terlalu Lama

Ini yang Terjadi Saat Anda Duduk dan Nonton TV Terlalu Lama

Health | Minggu, 03 September 2017 | 17:00 WIB

Makan Sambil Nonton TV, Ini Dampaknya bagi Anak

Makan Sambil Nonton TV, Ini Dampaknya bagi Anak

Health | Jum'at, 10 Maret 2017 | 05:06 WIB

Studi: Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Otak

Studi: Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Otak

Health | Minggu, 06 Desember 2015 | 14:41 WIB

Risiko Ini Intai Anak yang Gemar Nonton TV

Risiko Ini Intai Anak yang Gemar Nonton TV

Health | Selasa, 28 April 2015 | 16:35 WIB

Nonton TV Lebih dari 2 Jam, Ini Bahayanya Bagi Anak

Nonton TV Lebih dari 2 Jam, Ini Bahayanya Bagi Anak

Health | Sabtu, 28 Februari 2015 | 12:41 WIB

Ini Bahayanya Bila Anak Terlalu Lama Nonton TV

Ini Bahayanya Bila Anak Terlalu Lama Nonton TV

Health | Selasa, 18 Februari 2014 | 19:00 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×