Ini yang Terjadi Saat Anda Duduk dan Nonton TV Terlalu Lama

Chaerunnisa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Minggu, 03 September 2017 | 17:00 WIB
Ini yang Terjadi Saat Anda Duduk dan Nonton TV Terlalu Lama
Ilustrasi seorang lelaki nonton TV (Shutterstock)

Suara.com - Akhir pekan biasanya adalah saat yang tepat untuk bermalas-malasan. Seperti duduk berjam-jam menonton televisi, dv d atau bahkan bermain games.

Tapi sebaiknya, jangan lakukan kegiatan ini terlalu lama, karena menurut para ilmuan, ini justru dapat meningkatkan masalah mobilitas di kemudian hari.

Periode duduk dan menonton televisi yang berkepanjangan menyebabkan kondisi yang disebut 'Three Fold', yakni risiko pengembangan kesulitan berjalan di kemudian hari, sebuah penelitian baru telah menunjukkan.

Studi yang diikuti oleh sekelompok orang sehat berusia antara 50-71 selama 10 tahun, mendapati bahwa duduk berkepanjangan sangat berbahaya bila dikombinasikan dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah.

Peserta yang menonton TV 5 jam atau lebih memiliki risiko 65 persen lebih tinggi mengalami cacat mobilitas di akhir studi, dibandingkan dengan mereka menonton TV dalam jumlah sedikit (kurang dari 2 jam per hari), terlepas dari tingkat aktivitas fisik mereka.

Namun, mereka yang memiliki tiga jam per minggu atau kurang aktivitas fisik ternyata lebih cenderung mengalami kesulitan berjalan pada akhir penelitian.

Studi ini muncul seminggu setelah Public Health England mengumumkan bahwa Inggris menghadapi 'bom waktu' kesehatan yang mengejutkan karena banyak masyarakat mereka yang tidak tidak aktif secara fisik.

Survei tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 6 juta orang setengah baya di Inggris gagal membiasakan diri mereoa dalam jalan cepat selama 10 menit, dalam sebulan.

"Seiring bertambahnya usia, semakin sedikit kita menggunakan otot kita, semakin buruk ukuran dan kualitasnya," kata Dr James Brown dari Aston University dan perwakilan dari British Society for Research on Aging. (Boldsky)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tuna Netra Kini Bisa Nonton TV dengan Teknologi Ini

Tuna Netra Kini Bisa Nonton TV dengan Teknologi Ini

Health | Selasa, 23 Mei 2017 | 10:27 WIB

Makan Sambil Nonton TV, Ini Dampaknya bagi Anak

Makan Sambil Nonton TV, Ini Dampaknya bagi Anak

Health | Jum'at, 10 Maret 2017 | 05:06 WIB

Studi: Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Otak

Studi: Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Otak

Health | Minggu, 06 Desember 2015 | 14:41 WIB

Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Kesehatan Paru

Terlalu Lama Nonton TV Bisa Bahayakan Kesehatan Paru

Health | Selasa, 01 September 2015 | 12:28 WIB

Satu Jam Nonton TV Bisa Picu Diabetes

Satu Jam Nonton TV Bisa Picu Diabetes

Health | Kamis, 02 April 2015 | 07:55 WIB

Nonton TV Lebih dari 2 Jam, Ini Bahayanya Bagi Anak

Nonton TV Lebih dari 2 Jam, Ini Bahayanya Bagi Anak

Health | Sabtu, 28 Februari 2015 | 12:41 WIB

Ini Bahayanya Bila Anak Terlalu Lama Nonton TV

Ini Bahayanya Bila Anak Terlalu Lama Nonton TV

Health | Selasa, 18 Februari 2014 | 19:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB