Nekat Tato Mata, Ini Sembilan Bahaya yang Mengintai!

Ririn Indriani

Rabu, 06 Desember 2017 | 07:54 WIB
Nekat Tato Mata, Ini Sembilan Bahaya yang Mengintai!
Ilustrasi tato mata. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi sebagian orang, tato adalah sebuah seni dan keindahan. Namun, banyak juga orang yang memutuskan melakukan tato hanya agar tampil keren dan “gaul”.

Bagian tubuh mana yang kelihatan paling aneh untuk ditato? Pernahkah Anda berpikir untuk melakukan tato di mata? Sebaiknya, jangan pernah melakukan tato mata jika suatu saat nanti Anda tertarik mencobanya. Mengapa? Berikut alasannya dilihat dari sisi medis yang diulas lengkap oleh Hello Sehat.

Seperti yang dilansir dari situs Kementerian Kesehatan New South Wales, Australia, tato mata adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pewarnaan secara permanen di bagian sklera mata. Sklera adalah bagian mata yang berwarna putih.

Bagian ini tidak terbuka begitu saja melainkan dilapisi selaput lendir yang disebut konjungtiva. Konjungtiva inilah yang membantu menjadikan mata tetap basah.

Sklera sendiri memiliki tiga bagian, yaitu episklera (jaringan ikat longgar yang letaknya tepat di bawah konjungtiva), sklera (bagian putih pada mata), dan lamina fusca (terdiri atas serat elastis dan berada di bagian terdalam). Tato mata dilakukan dengan menyuntikkan tinta dengan warna yang diinginkan dari mulai lapisan bawah mata sampai ke atas mata di bagian sklera.

Secara perlahan, tinta akan menyebar untuk menutupi semua sklera. Faktanya, meskipun terdengar aneh dan terlihat tidak mungkin, prosedur ini dilakukan oleh beberapa seniman tato di seluruh dunia. Tato mata ini bersifat permanen dan Anda tidak bisa mengembalikan warna sklera mata Anda menjadi normal lagi atau berwarna putih.
Tato pada kulit saja berisiko, apalagi jika tato mata

Saat membuat tato, tinta yang bersifat permanen dimasukkan ke lapisan kulit dengan menggunakan jarum. Padahal segala sesuatu yang dimasukkan ke dalam tubuh, bukan tidak mungkin dapat memberikan risiko untuk kesehatan.

Risiko tato yang paling awal harus diketahui adalah rasa sakit atau nyeri akibat tusukan jarum. Apalagi umumnya pembuatan tato dilakukan tanpa bantuan anestesi atau obat bius.

Selain itu, yang kemudian harus diperhatikan adalah infeksi pada tato, terutama karena proses membuat tato dapat dilakukan secara bebas dan tidak semuanya memiliki prosedur tindakan yang memenuhi standar kesehatan.

Jarum suntik yang digunakan mungkin saja tidak steril. Selain itu, jika tidak disimpan dengan baik, tinta yang dimasukkan ke kulit pun mungkin terkontaminasi bakteri dan terjebak di dalam kulit.

Infeksi ditandai dengan timbul ruam berwarna merah di sekitar tato, disertai demam. Pada infeksi yang lebih parah, dapat terjadi demam tinggi, menggigil, berkeringat hingga merasa kedinginan.

Dibutuhkan obat antibiotik atau perawatan lain yang lebih intensif di rumah sakit.

Apa saja risiko melakukan tato mata?
Berikut risiko kesehatan yang terjadi jika Anda nekat melakukan tato mata:

1. Perforasi (lubang) mata
Hal ini biasa terjadi karena sklera memiliki ketebalan kurang dari satu milimeter. Akibatnya, prosedur tato bisa merusak sklera hingga menyebabkan kebutaan.
    
2. Retina terpisah (retinal detachment)
Retina terpisah terjadi ketika retina ditarik jauh dari posisi normal di belakang mata. Hal ini bisa menyebabkan pandangan kabur bahkan kebutaan.
    
3. Endoftalmitis
Kondisi ini disebabkan oleh peradangan parah pada jaringan bagian dalam mata. Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga lebih dikenal dengan infeksi di dalam mata, yang bisa menyebabkan kebutaan.
    
4. Simpatik oftalmia
Respons peradangan autoimun yang mempengaruhi kedua mata dan dapat menyebabkan kebutaan. Kondisi ini cenderung terjadi ketika mata mengalami trauma karena ada sesuatu yang menembus mata bagian dalam.
    
5. Infeksi virus
Penularan virus misalnya hepatitis B dan C, dan HIV ini terjadi melalui darah yang ditularkan dari peralatan yang tidak dibersihkan dengan benar.
    
6. Perdarahan dan infeksi di tempat suntikan
Perdarahan dan infeksi di tempat suntikan juga bisa terjadi bila Anda mentato mata.

7. Alergi
Reaksi buruk seperti alergi parah terhadap tinta tato juga bisa terjadi bila Anda mentato mata.

8. Lebih peka terhadap cahaya
Anda mungkin akan lebih gampang pusing atau sakit mata ketika melihat sinar yang silau.

8. Efek samping lain yang tak terduga
Diagnosis kondisi medis tertunda yang belum terlihat dalam jangka panjang.

Sederhananya, tingkat kebutaan Anda akan semakin meningkat bahkan kemungkinan besar akan terjadi jika Anda melakukan tato mata. Tentu tidak sebanding jika Anda nantinya kehilangan penglihatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenalkan Ezrah Dormon, Si Pembuat Tato Berusia 12 Tahun

Kenalkan Ezrah Dormon, Si Pembuat Tato Berusia 12 Tahun

Lifestyle | Senin, 27 November 2017 | 09:51 WIB

Manusia Tato, Tubuh Lelaki Ini Tertutup Tato hingga 90%!

Manusia Tato, Tubuh Lelaki Ini Tertutup Tato hingga 90%!

Your Say | Kamis, 14 September 2017 | 13:51 WIB

Studi: Tato Halangi Kulit Berkeringat

Studi: Tato Halangi Kulit Berkeringat

Health | Kamis, 17 Agustus 2017 | 11:14 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×