Kurang Makan Daging, Hati-Hati Alami Tekanan Mental

Chaerunnisa, Risna Halidi

Kamis, 14 Desember 2017 | 10:10 WIB
Kurang Makan Daging, Hati-Hati Alami Tekanan Mental
Ilustrasi lelaki makan daging merah. (Shutterstock)

Suara.com - Berlebihan dari segala hal merupakan kebiasaan yang buruk. Begitupun bila kekurangan.

Seperti misalnya kurang mengonsumsi protein dari daging, ternyata dapat membuat anak muda berisiko mengalami tekanan mental.

Studi yang dilakukan peneliti di Amerika Serikat menunjukkan, orang muda yang kekurangan makan daging dan berolahraga akan meningkatkan risiko mengalami tekanan mental yang lebih tinggi.

Suasana hati orang dewasa muda sekitar usia 18 hingga 29 tahun lebih bergantung pada makanan yang meningkatkan ketersediaan prekursor dan konsentrasi neurotransmiter di otak seperti daging.

"Suasana mood orang dewasa muda tampaknya sensitif terhadap peningkatan bahan kimia di otak. Konsumsi daging secara teratur menyebabkan penumpukan dua zat kimia otak (serotonin dan dopamin) yang dikenal untuk meningkatkan mood. Olahraga teratur juga menyebabkan penumpukan ini," kata Lina Begdache, periset dari Universitas Binghamton di AS.

"Dengan kata lain, orang dewasa muda yang makan daging (merah atau putih) kurang dari tiga kali seminggu dan berolahraga kurang dari tiga kali minggu menunjukkan tekanan mental yang signifikan," sambungnya.

Namun, mood pada orang dewasa lebih bergantung pada makanan yang meningkatkan ketersediaan antioksidan seperti buah-buahan dan makanan yang dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik seperti kopi, indeks glisemik tinggi dan sarapan.

"Dengan terjadinya penuaan, terjadi peningkatan pembentukan radikal bebas (oksidan), jadi kebutuhan antioksidan semakin meningkat. Radikal bebas menyebabkan gangguan pada otak, yang meningkatkan risiko tekanan mental," kata Begdache dalam temuan yang dipublikasikan jurnal Nutritional Neuroscience.

"Selain itu, kemampuan kita untuk mengatur stres juga semakin berkurang. Jadi jika kita mengonsumsi makanan yang mengaktifkan respons stres seperti kopi dan terlalu banyak karbohidrat, kita cenderung mengalami tekanan mental," tandasnya. (Zeenews)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telah Ditemukan, 5 Kategori Baru Penyakit Mental

Telah Ditemukan, 5 Kategori Baru Penyakit Mental

Health | Minggu, 10 Desember 2017 | 17:22 WIB

Studi: Sakit Mental Bisa Ditransfer Antargenerasi

Studi: Sakit Mental Bisa Ditransfer Antargenerasi

Health | Jum'at, 01 Desember 2017 | 14:39 WIB

Ini Dia Efek Negatif Minuman Energi Bagi Kesehatan Mental

Ini Dia Efek Negatif Minuman Energi Bagi Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 17 November 2017 | 19:04 WIB

Psikolog: Pura-Pura Sakit Tanda Gangguan Mental

Psikolog: Pura-Pura Sakit Tanda Gangguan Mental

Health | Jum'at, 17 November 2017 | 14:57 WIB

Depresi Ayah Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Remaja

Depresi Ayah Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Remaja

Health | Jum'at, 17 November 2017 | 10:40 WIB

Terkini

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×