Liburan Waktunya Main di Luar Rumah, Bisa Atasi Rabun Jauh Lho!

Ririn Indriani | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 29 Desember 2017 | 09:36 WIB
Liburan Waktunya Main di Luar Rumah, Bisa Atasi Rabun Jauh Lho!

Suara.com - Perkembangan teknologi membuat anak-anak lebih memilih bermain gadget selama berjam-jam daripada berlarian di lingkungan rumah.

Padahal sudah banyak penelitian yang menunjukkan efek buruk penggunaan gadget terhadap anak-anak.

Tak heran bila banyak orangtua membawa anak-anaknya ke dokter dan mengeluh ada masalah pada penglihatan sang buah hati, karena penggunaan gadget secara berlebihan.

Melihat masalah tersebut, peneliti menyarankan agar anak menghabiskan waktu bermain di luar rumah selama dua jam dalam sehari. Permainan yang dilakukan bisa berupa olahraga atau games seru di bawah sinar matahari.

Kata peneliti dari London, aktifitas tersebut bisa membantu anak-anak untuk menjaga penglihatan mereka dengan baik.

Nah, salah satu penyakit mata yang sering diderita anak akibat bermain gadget secara berlebih adalah myopia. Keluhan ini dikenal pula dengan sebutan rabun jauh, kondisi dimana cahaya yang masuk ke mata tidak langsung fokus pada retina, sehingga membuat pandangan menjadi kabur.

Hal tersebut menyebabkan citra atau objek yang dilihat seseorang, terutama dari jarak yang cukup jauh menjadi tidak fokus. Menurut ahli, kurangnya cahaya alami adalah alasan utama kondisi tersebut.

"Faktor utama nampaknya kurang terpapar sinar matahari langsung, karena anak-anak banyak belajar (dalam ruangan) dan menggunakan komputer atau smartphone atau komputer tablet, mereka memiliki sedikit kesempatan untuk berlari di sekeliling dan kurang terkena sinar matahari," kata Annegret Dahlmann-Noor, konsultan oftalmologi di Moorfields Eye Hospital di London dilansir Zeenews.

Sementara melarang atau sekadar membatasi penggunaan gadget merupakan tugas besar bagi orangtua. Peneliti hanya bisa mengimbau agar anak mau bermain di alam bebas selama dua jam dalam sehari.

"Kami tahu bahwa myopia menjadi lebih umum. Pelindung dari kondisi myopia adalah waktu di luar rumah, melakukan olahraga dan rekreasi," kata Chris Hammond, seorang profesor di King's College London.

Sebagai tambahan, anak juga perlu mengonsumsi makanan kaya asam lemak esensial omega-3, vitamin A, C dan E serta nutrisi yang bagus untuk bagian belakang mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manfaat Menakjubkan Biasakan Anak Bermain di Luar Rumah

Manfaat Menakjubkan Biasakan Anak Bermain di Luar Rumah

Health | Kamis, 30 Juni 2016 | 15:50 WIB

Manfaat Bermain Bagi Tumbuh Kembang Anak

Manfaat Bermain Bagi Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Kamis, 05 November 2015 | 12:29 WIB

Inilah Momen Terbaik Stimulasi Tumbuh Kembang Anak

Inilah Momen Terbaik Stimulasi Tumbuh Kembang Anak

Health | Rabu, 02 September 2015 | 20:57 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB