Setop Makan Junk Food, Perempuan Ini Alami Perubahan Menakjubkan

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 05 Februari 2018 | 14:44 WIB
Setop Makan Junk Food, Perempuan Ini Alami Perubahan Menakjubkan
Menolak makan junk food. (Shutterstock)

Suara.com - Junk food atau makanan cepat saji digadang-gadang sebagai makanan yang paling cepat menaikkan berat badan, karena kalorinya yang tinggi.

Seorang perempuan di Inggris, Laura Reines telah menghabiskan seumur hidupnya untuk melahap makanan cepat saji.

Namun sang ibu, memintanya berhenti mengonsunsi makanan cepat saji ini karena takut putrinya terkena kanker seperti dirinya. Demi sang ibu, Reines pun beralih menjalani gaya hidup sehat dan berhenti menyantap junk food.

"Itu adalah hal terakhir yang ibu minta dari saya. Saat iu saya tidak siap dan butuh waktu untuk benar-benar melakukannya," ujar perempuan berusia 42 tahun itu dilansir Foxnews.

Namun siapa sangka setelah berhenti mengonsumsi junk food, Reines mengalami penurunan berat badan sebanyak 73.5 kilogram. Reines bersyukur bergabung dalam komunitas yang memiliki tujuan sama untuk menurunkan berat badan. Di minggu pertama diet sehat, ia bahkan telah berhasil menurunkan 2.7 kilogram berat badan.

"Saya beruntung dengan perjalanan saya, keputusan ini sangat baik untuk saya. Hampir setiap minggu mengalami penurunan berat badan membuat saya lebih bertekad untuk terus menjalankan gaya hidup sehat," tambah dia.

Reines pun berharap mendiang ibunya bangga dengan kondisi putrinya saat ini. Tak hanya merasa lebih bugar, ia juga senang kini mampu mengenakan pakaian ukuran L setelah sebelumnya selalu kesulitan mencari busana berukuran XXXL.

"Saya merasa luar biasa dengan tubuh saya saat ini. Sangat lucu ketika saya berjalan melewati jendela toko dan tiba-tiba menyadari 'oh itu saya'," kisahnya tentang perubahan menakjubkan yang dialami tubuhnya setelah berhenti makan Junk Food.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makan Junk Food Bikin Kanker, Mitos atau Fakta?

Makan Junk Food Bikin Kanker, Mitos atau Fakta?

Health | Jum'at, 02 Februari 2018 | 13:03 WIB

Lima Alasan Mengapa "Nge-gym" Pagi-pagi Lebih Baik

Lima Alasan Mengapa "Nge-gym" Pagi-pagi Lebih Baik

Health | Selasa, 09 Januari 2018 | 20:19 WIB

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Health | Jum'at, 05 Januari 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB