Kenapa Anak Lelaki Lebih Dekat ke Ibu dan Anak Perempuan ke Ayah?

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 07 Februari 2018 | 19:10 WIB
Kenapa Anak Lelaki Lebih Dekat ke Ibu dan Anak Perempuan ke Ayah?
Anak lelaki cenderung lebih dekat dengan ibu dan anak perempuan lebih dekat dengan ayah. (Shutterstock)

Suara.com - Sejak dilahirkan, entah itu anak laki-laki dan perempuan akan lebih dekat pada ibunya. Hal ini dikarenakan segala kebutuhan hidupnya tentu bergantung pada ibu. Mulai dari pemenuhan ASI, makan, mandi, mengganti baju, dan sebagainya.

Akan tetapi, semakin bertambahnya usia, perbedaan kedekatan pada anak laki-laki dan perempuan pada salah satu orangtuanya terlihat lebih menonjol.

Hal ini menimbulkan stigma di masyarakat bahwa anak laki-laki cenderung lebih dekat dengan ibu, sementara anak perempuan ke ayahnya. Kondisi ini seperti mengartikan bahwa kedekatan anak pada orangtuanya mungkin didasari oleh persilangan gender. Benarkah demikian? Simak ulasan lengkap yang dihimpun Hello Sehat.

Alasan Anak laki-laki Cenderung Lebih Dekat ke Ibu

1. Lebih suka dimanja dan diperhatikan
Setiap anak memang akan mencari dukungan dan kenyamanan dari orangtua. Namun, setiap kali anak laki-laki menangis atau melakukan kesalahan, mereka akan memilih untuk lari ke ibunya untuk mencari perlindungan.

Ini dikarenakan sosok ibu cenderung lebih menenangkan dan memanjakan, bukan menghakimi kesalahan anak. Anak laki-laki cenderung takut atau segan mendekati sosok ayah, yang kebanyakan punya ekspektasi kurang realistis yaitu anak laki-laki harus kuat.

Padahal, terlepas dari jenis kelaminnya, baik anak perempuan maupun laki-laki sama-sama membutuhkan kasih sayang dan perhatian yang sama.

2. Kedekatan anak laki-laki dengan ibu baik untuk kecerdasan emosionalnya
Anak-anak yang lebih dekat dengan ibu memang sering dicap sebagai “anak mama” yang penuh dengan stigma manja. Namun, mereka justru memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik.

Dilansir dari Huffington Post, anak-anak yang memiliki ikatan yang kuat dengan ibunya cenderung tidak terlibat dalam geng di sekolah, penyalahgunaan narkoba, atau melakukan seks bebas di bawah umur.

Jika terlibat dengan masalah dengan temannya, mereka tidak akan memilih berkelahi dengan kekerasan, tapi  memilih untuk berkomunikasi secara baik-baik.

Itulah sebabnya anak yang memiliki ikatan yang kuat dengan ibunya cenderung memiliki banyak teman di sekolah dan terhindar dari risiko depresi dan kecemasan. Pasalnya, mereka terlatih lebih mampu memahami perasaan orang lain, mudah untuk menjaga diri sendiri, dan lebih mudah mengendalikan emosinya.

Hingga ia dewasa nanti, anak laki-laki akan terbiasa untuk menghormati wanita karena hubungannya yang erat dengan ibunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tantangan Ibu Zaman Now dalam Mengurus Anak

Ini Tantangan Ibu Zaman Now dalam Mengurus Anak

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2018 | 19:35 WIB

Ini Pola Pengasuhan Anak yang Patut Anda Coba di 2018

Ini Pola Pengasuhan Anak yang Patut Anda Coba di 2018

Health | Selasa, 09 Januari 2018 | 17:15 WIB

Dampak Kebanyakan Les untuk Anak

Dampak Kebanyakan Les untuk Anak

Health | Rabu, 13 Desember 2017 | 14:46 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB