Ini Cara Tepat Bersihkan Miss V

Yazir Farouk | Dinda Rachmawati
Ini Cara Tepat Bersihkan Miss V
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

Terlalu sering membersihkan Miss V juga tidak baik.

Suara.com - Kebersihan vagina bagi perempuan adalah hal yang cukup penting. Sayangnya, masih banyak dari mereka yang belum tahu cara tepat membersihkan area kewanitaannya itu.

Informasi yang salah tentang cara membersihkan vagina dapat membuat Anda mengalami berbagai masalah. Kulit gatal hingga infeksi jamur siap mengintai jika Anda tak tepat membersihkan vagina.

Bicara soal kebersihan vagina, pasti muncul pertanyaan apa jenis sabun yang tepat, bagaimana cara membersihkannya, atau mungkin seberapa sering harus dibersihkan. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, berikut ulasannya seperti dikutip dari womenshealthmag.com:

1. Bagaimana Cara Membersihkan Vagina Anda

Fokuslah pada area di sekitar vagina. Bagian eksternal dari daerah sensitif Anda (misalnya vulva) membutuhkan pembersihan, sementara bagian dalam (misalnya vagina) dapat melakukan pekerjaan yang cukup baik untuk merawat dirinya sendiri.

"Vagina memiliki mekanisme yang sangat bagus di dalamnya untuk menjaga kebersihan dan memiliki ekosistem yang sedikit sehat," kata Jessica Shepherd, M.D., seorang ginekolog di University of Illinois di Chicago dan pendiri Her Viewpoint.

2. Beli sabun khusus

Biasanya, vagina memiliki tingkat pH sekitar 3,5 hingga 4,5 (pH diukur pada skala nol hingga 14). Ketika Anda menggunakan produk kebersihan seperti sabun untuk tubuh yang umumnya memiliki pH sekitar delapan, ini dapat merusak keseimbangan pH Anda yang menyebabkan gatal, iritasi, dan bau.

"Sabun yang tidak beraroma selalu lebih baik karena tidak memiliki (wewangian) yang bisa mengganggu," kata Shepherd.

3. Bersihkan sekali sehari

Jika Anda jarang membersihkan bagian ini, Anda mungkin akan membuat keringat dan sekresi menumpuk. Sebaliknya, jika Anda membersihkan lebih dari sekali sehari, Anda bisa mengganggu keseimbangan daerah vagina Anda.

Ketika membicarakan caranya, gunakan kain lap atau menggunakan tangan secara langsung akan lebih baik daripada menggunakan loofah (serabut mandi), yang justru memaparkan Anda pada infeksi (dan bahkan meningkatkan risiko IMS jika Anda melakukan hubungan seks tanpa kondom).

Sekali lagi, jangan sampai membuat bagian vagina gatal, kekeringan, perubahan debit, dan infeksi jamur. Terlalu banyak pembersihan dapat menyebabkan gejala yang mengganggu ini juga.

4. Jangan semprotkan air

Berikut hal yang harus diketahui tentang pembersihan di dalam vagina, ada bakteri baik, dan bakteri jahat. Dengan menggosok dan menyemprotkan air ke bagian dalam, Anda akan menyingkirkan keduanya.

"Tingkat pH sangat seimbang," kata Shepherd.
"Jika Anda menghilangkan bakteri baik, bakteri jahat memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengambil alih vagina," ujarnya lagi.

Ini dapat menyebabkan infeksi jamur dan masalah lain seperti vaginosis bakteri, jenis infeksi lain.

"Bagian yang indah dari vagina adalah bahwa itu dibangun secara fisiologis untuk merawat dirinya sendiri," kata Shepherd.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS