Berbahaya, Lagi Tren Permainan Menghirup Kondom Lewat Hidung

Vania Rossa, Firsta Nodia

Selasa, 03 April 2018 | 18:00 WIB
Berbahaya, Lagi Tren Permainan Menghirup Kondom Lewat Hidung
Ilustrasi kondom (Shutterstock).

Suara.com - Tren permainan di luar negeri memang aneh-aneh, salah satunya yang sedang viral adalah permainan menghirup kondom lewat hidung yang menantang pelakunya untuk memasukkan kondom ke salah satu sisi hidung hingga menyambung ke lubang hidung lainnya.

Tak cukup sampai disitu, si pemain juga harus menariknya lewat mulut alias menghubungkannya ke saluran tenggorokan. Tentu saja permainan nyeleneh ini dikecam oleh para ahli. Stephen Enriquez, spesialis pendidikan negara bagian di San Antonio, Texas, memeringatkan para orangtua dan guru untuk mengawasi putra putrinya agar tidak melakukan permainan ini.

"Fase remaja merupakan fase di mana mereka mencoba sesuatu yang baru. Ini harus mendapatkan pengawasan agar tak mengancam nyawanya," ujar Enriquez.

Bruce Lee, profesor di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, mengatakan kondom sangat mudah tersangkut di antara hidung dan tenggorokan, serta menyebabkan kasus tersedak.

Lee menunjuk dua studi kasus yang melibatkan kelalaian menggunakan kondom. Sebuah laporan yang diterbitkan pada 2004, seorang perempuan berusia 27 tahun secara tidak sengaja menghisap kondom ke tenggorokan dan ke paru-parunya selama seks oral. Dia mengidap pneumonia dan menyebabkan lobus kanan atas paru-parunya rusak.

Dalam kasus lain, yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Case Reports, seorang perempuan berusia 26 tahun secara tidak sengaja menelan kondom dan benda tersebut bermuara di usus buntu. Ini mengakibatkan dirinya mengalami radang usus buntu.

"Bahkan jika Anda berhasil menarik kondom keluar melalui mulut Anda, menghirup kondom ke hidung akan sangat tidak nyaman dan berpotensi sangat menyakitkan," tambah Lee.

Namun ternyata tren memasukkan kondom melalui hidung dan menariknya dari mulut bukanlah hal baru. Pada 2007 lalu, sebuah video di Youtube memperlihatkan adegan remaja melakukan tren nyeleneh ini.

Meski demikian, selama lima tahun terakhir, Departemen Kesehatan Amerika Serikat baru menerima satu laporan akibat menghirup kondom. Belum diketahui pasti mengapa tren ini kembali menyeruak baru-baru ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Pakai Kondom Harus dengan Ukuran Tepat

Ini Mengapa Pakai Kondom Harus dengan Ukuran Tepat

Health | Rabu, 07 Maret 2018 | 21:19 WIB

Pakai Kondom Jangan Sampai Terbalik

Pakai Kondom Jangan Sampai Terbalik

Lifestyle | Kamis, 01 Maret 2018 | 21:00 WIB

Perlukah Pakai Kondom Dua Lapis Agar Lebih Aman?

Perlukah Pakai Kondom Dua Lapis Agar Lebih Aman?

Lifestyle | Senin, 19 Februari 2018 | 21:30 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×