Paparan Debu Bisa Memicu Obesitas?

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Rabu, 23 Mei 2018 | 13:22 WIB
Paparan Debu Bisa Memicu Obesitas?
Ilustrasi kegemukan (obesitas). (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Konsumsi makanan cepat saji selama ini menjadi salah satu penyebab dari peningkatan kasus obesitas, namun tahukah Anda bahwa paparan debu juga dapat menjadi salah satu faktor pemicu obesitas? Temuan ini didapat melalui penelitian yang dilakukan Universitas Aveiro dan Beira Interior di Portugis.

Menurut peneliti, zat obesogens yang ditemukan dalam debu, kemasan, plastik dan perabotan rumah tangga dapat mengubah hormon untuk membangun lemak di tubuh. Penulis utama Ana Catarina Sousa mengatakan, obesogen dapat ditemukan hampir di mana-mana dan makanan adalah sumber utama paparan, karena beberapa pestisida dan pemanis buatan termasuk obesogens.

"Mengurangi jumlah plastik di rumah, menghindari penggunaan produk pembersih dan sering menyedot dehu di rumah bisa mencegah Anda dari paparan obesogens yang memicu obesitas," tambah Ana dilansir Nypost.com.

Ia menjelaskan bahwa obesogens memprogram sel-sel tubuh dalam dua cara, pertama dengan meningkatkan jumlah sel lemak dan kedua dengan membuat seseorang lebih sulit dalam menurunkan bera badan.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan paparan debu rumah tangga meningkatkan kemungkinan Anda menjadi gemuk. Sebuah studi dari Duke University pada 2017 menyebutkan bahwa debu di sofa dan karpet, serta phthalates pada plastik mengandung bahan kimia yang mengganggu kerja hormon dalam menyimpan lemak.

Selain itu pada Februari lalu, sebuah studi dari Harvard University menemukan zat perfluoroalkyl (PFASs), bahan kimia yang digunakan dalam pot dan wajan non-stick, kasur, karpet dan bahkan pakaian juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine ini menemukan bahwa mereka yang memiliki kadar zat kimia ini dalam darah, maka sisten metabolisme mereka cenderung lebih lambat.

"Orang dengan metabolisme yang lebih lambat membakar lebih sedikit kalori sehingga akan kesulitan untuk menghindari obesitas," ujar penelitian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obesitas di Usia Muda, Awas Diincar Kanker!

Obesitas di Usia Muda, Awas Diincar Kanker!

Health | Rabu, 28 Maret 2018 | 20:30 WIB

Jangan Makan Buru-Buru, Bisa Bikin Gemuk

Jangan Makan Buru-Buru, Bisa Bikin Gemuk

Lifestyle | Selasa, 27 Maret 2018 | 13:47 WIB

Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker

Terungkap, Merokok dan Obesitas Jadi Faktor Utama Penyebab Kanker

Health | Minggu, 25 Maret 2018 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB