Awas, Kesepian Bisa Menyebabkan Kematian

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 11 Juni 2018 | 14:00 WIB
Awas, Kesepian Bisa Menyebabkan Kematian
Ilustrasi lelaki merasa kesepian (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru menemukan bahwa kesepian dapat menggandakan risiko seseorang meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan di Dublin pada hari Sabtu (9/6/2018), merasa kesepian adalah prediktor kuat kematian dini.

Tim peneliti Denmark menemukan bahwa kesepian ada hubungannya dengan risiko kematian yang meningkat dua kali lipat pada perempuan dan hampir dua kali lipat pada lelaki.

"Kesepian lebih umum terjadi saat ini daripada sebelumnya, dan lebih banyak orang hidup sendiri," kata peneliti utama Anne Vinggaard Christensen, mahasiswa PhD di Copenhagen University Hospital di Denmark.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kesepian dan isolasi sosial terkait dengan penyakit jantung koroner dan stroke, tetapi ini belum diteliti pada pasien dengan berbagai jenis penyakit kardiovaskular," lanjut dia.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa orang yang merasa kesepian, tiga kali lebih mungkin melaporkan gejala kecemasan dan depresi, dan hal ini berlaku untuk lelaki dan perempuan. Mereka juga dilaporkan memiliki kualitas hidup yang jauh lebih rendah secara umum.

Studi ini dipresentasikan di EuroHeart 2018, konferensi keperawatan tahunan European Society of Cardiology.

Hasil studi ini melibatkan data dari 13.463 pasien yang menderita penyakit jantung iskemik, aritmia (irama jantung abnormal), gagal jantung atau penyakit katup jantung.

Kualitas jaringan sosial mereka dinilai melalui hubungan data dari register nasional dengan hasil dari survei DenHeart, yang diberikan kepada semua pasien yang dipulangkan dari lima pusat jantung di Denmark antara April 2013 sampai April 2014.

baca juga

Dalam survei, pasien diminta untuk menjawab pertanyaan mengenai kesehatan fisik dan mental mereka, selain menyebutkan tingkat dukungan sosial mereka.

Ukuran ukuran kesepian, pasien diperiksa melalui dua pertanyaan, yakni "Apakah Anda memiliki seseorang untuk diajak bicara ketika Anda membutuhkannya?" dan "Apakah Anda merasa sendirian meskipun kadang-kadang Anda ingin bersama seseorang?".

Vinggaard Christensen menambahkan bahwa sangat penting untuk mengumpulkan data tentang pasien yang tinggal sendiri. Meski begitu, mereka yang tidak hidup sendiri bukan berarti tidak mengarah pada kesepian. Sebaliknya, tidak hidup dengan orang lain belum tentu membuat Anda layak disebut terisolasi secara sosial.

"Kesepian adalah prediktor kuat kematian dini, kesehatan mental yang lebih buruk, dan kualitas hidup yang lebih rendah pada pasien dengan penyakit kardiovaskular, dan prediktor yang jauh lebih kuat daripada hidup sendiri, pada lelaki dan perempuan," katanya.

“Kita hidup di masa ketika kesepian lebih sering terjadi dan penyedia kesehatan harus mempertimbangkan hal ini ketika menilai risiko penyakit kardiovaskular. Studi kami menunjukkan bahwa mengajukan dua pertanyaan tentang dukungan sosial memberikan banyak informasi tentang kemungkinan hasil kesehatan terburuk," tutup Vinggaard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktif di Media Sosial Bikin Milenial Makin Merasa Kesepian

Aktif di Media Sosial Bikin Milenial Makin Merasa Kesepian

Lifestyle | Senin, 11 Juni 2018 | 12:35 WIB

Tiga Negara Ini Paling Banyak Alami Kasus Kematian Akibat Kanker

Tiga Negara Ini Paling Banyak Alami Kasus Kematian Akibat Kanker

Health | Rabu, 06 Juni 2018 | 17:07 WIB

Ketika Dewi Sandra Bahas Kematian

Ketika Dewi Sandra Bahas Kematian

Entertainment | Jum'at, 01 Juni 2018 | 19:36 WIB

Terkini

Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026

Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:32 WIB

5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!

5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi

Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:03 WIB

×