Tiga Negara Ini Paling Banyak Alami Kasus Kematian Akibat Kanker

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 06 Juni 2018 | 17:07 WIB
Tiga Negara Ini Paling Banyak Alami Kasus Kematian Akibat Kanker
Ilustrasi kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut penelitian di seluruh dunia, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat, disebut sebagai negara yang memiliki diagnosa kanker baru dan kasus kematian akibat kanker lebih banyak dibandingkan negara lain.

Kesimpulan itu didapat setelah peneliti melakukan studi dari 195 negara tentang negara yang paling banyak mengalami kematian akibat kanker dan kasus-kasus penyakit yang paling baru.

Peneliti juga mengatakan, ada lebih banyak kasus baru di negara-negara kaya, khususnya kanker yang disebabkan oleh gaya hidup.

Pada 2016, tahun terakhir dari data yang tersedia, lebih banyak orang meninggal karena kanker di Mongolia daripada negara lain. Penelitian menemukan bahwa 272 orang per 100.000 penduduk meninggal karena penyakit tersebut.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa Zimbabwe, Dominika, Hongaria, dan Grenada melengkapi lima besar untuk sebagian besar kematian akibat kanker.

Australia memimpin dengan kasus-kasus paling baru pada 2016, dengan sekitar 743,8 diagnosa per 100.000 orang. Inggris berada di urutan kedelapan dalam daftar, dengan 438,6 kasus baru untuk setiap 100.000 orang di tahun ini.

Sedangkan Suriah memiliki jumlah kematian kanker terendah dan jumlah terendah kasus penyakit baru. Penelitian dikumpulkan oleh para ilmuwan di Universitas Washington dan diterbitkan dalam Onkologi JAMA.

"Memastikan akses universal untuk perawatan kesehatan merupakan prasyarat penting untuk deteksi dini dan pengobatan kanker," kata Dr Christina Fitzmaurce, yang memimpin penelitian.

Bukan cuma itu, setiap negara harus meningkatkan akses ke teknologi diagnostik yang canggih, yang sayangnya belum tersedia di negara-negara SDI rendah. Kondisi ini, menurut dia merupakan langkah penting menuju pencapaian kesetaraan kesehatan secara global.

Negara-negara dengan tingkat pendapatan dan pendidikan yang lebih tinggi umumnya memiliki lebih banyak kasus kanker baru. Kenaikan ini telah dikaitkan dengan berbagai hobi luar ruangan serta merokok atau minum berlebihan dan diet yang buruk.

"Sementara peningkatan kanker paru-paru, kolorektal, dan kulit selama dekade terakhir memprihatinkan, potensi pencegahannya cukup besar," kata Dr. Fitzmaurice dilansir Metro.co.uk.

Karena itu, kata dia, upaya pencegahan penting seperti pengendalian tembakau, intervensi diet, dan kampanye promosi kesehatan yang lebih luas juga perlu ditingkatkan dalam menanggapi peningkatan ini, khususnya kanker yang berhubungan dengan gaya hidup.

Pada 2016, ada 17,2 juta kasus kanker di seluruh dunia, peningkatannya bahkan mencapai 28 persen selama dekade terakhir, yang mengakibatkan 8,9 juta kematian.

Kanker payudara adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada perpuan, dan kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian akibat kanker pada lelaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker

Imunoterapi, Amunisi Terbaru Melawan Kanker

Health | Rabu, 06 Juni 2018 | 09:24 WIB

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Ingin Tahu Fakta Terkini Tentang Kasus Kanker di Dunia? Baca Ini!

Health | Minggu, 03 Juni 2018 | 13:48 WIB

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Kabar Gembira! Vaksin Kanker Otak di Depan Mata

Health | Kamis, 31 Mei 2018 | 10:25 WIB

Terkini

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB