Orangtua Baru Kekurangan Waktu Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 21 Juni 2018 | 08:15 WIB
Orangtua Baru Kekurangan Waktu Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Suara.com - Punya bayi menyenangkan sekaligus melelahkan. Salah satu dampak yang paling terasa nyata adalah berkurangnya waktu tidur. Rata-rata orangtua baru hanya akan mendapatkan waktu tidur selama empat jam tiap malamnya di tahun pertama kehidupan bayi mereka.

Hasil studi menunjukkan para orangtua baru ini tidur 59 persen lebih sedikit daripada yang disarankan delapan jam semalam. Ini setara dengan kehilangan 50 malam waktu tidur.

Salah satu penyebab kehilangan waktu tidur ini adalah karena orangtua menghabiskan waktu sekitar 54 menit per hari untuk berusaha membuat bayi mereka tertidur. Belum lagi dengan fakta bahwa rata-rata bayi baru lahir akan terbangun tiga kali setiap malam di awal kehidupannya.

Studi ini juga menemukan bahwa 23 persen dari mereka yang disurvei percaya bahwa kekurangan waktu tidur ini berdampak pada perilaku mereka sehari-hari.

Dalam keadaan kurang tidur, sebanyak 11 persen responden telah berhalusinasi sesuatu yang sebenarnya tidak ada, dan 44 persen benar-benar lupa mengenai apa yang mereka katakan di tengah kalimat. Delapan persen bahkan lupa nama bayi mereka.

Tapi yang menggembirakan, sebanyak 64 persen orangtua baru ini mengaku bahwa mereka berhasil melewati tahun pertamanya sebagai orangtua baru.

Lalu, adakah cara yang bisa dilakukan oleh para orangtua baru untuk meminimalkan kekurangan waktu tidur ini?

Sepertiga orangtua baru percaya bahwa susu hangat adalah obat terbaik untuk mengatasi bayi yang gelisah dan tak mau tidur. Tiga puluh dua persen menyimpulkan bahwa bayi mereka akan tertidur jika ditimang-timang dengan lembut. Namun ada juga yang berpendapat bahwa selimut yang nyaman akan membuat bayi tenang saat tidur.

Kesimpulannya, inilah 15 cara terbaik yang bisa diupayakan oleh para orangtua baru untuk menidurkan bayinya, seperti dilansir dari The Independent:

1. Susu hangat
2. Memeluk bayi
3. Menimang dengan gerakan lembut
4. Dot atau empeng
5. Memandikan bayi dengan air hangat
6. Selimut yang nyaman
7. Membacakan cerita
8. Bernyanyi
9. Memberi mainan favorit
10. Bermain dengan bayi selama mungkin di siang hari
11. Menyetel musik yang menenangkan
12. Suara yang konstan, seperti hair dryer, mesin cuci, kran air
13. Mengajak berkeliling naik mobil
14. Memijat bayi
15. Mendorongnya di stroller

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidur Terlalu Banyak Sama Berbahayanya Seperti Kurang Tidur

Tidur Terlalu Banyak Sama Berbahayanya Seperti Kurang Tidur

Health | Sabtu, 16 Juni 2018 | 11:00 WIB

Rekomendasi Terbaru Waktu Tidur untuk Segala Usia

Rekomendasi Terbaru Waktu Tidur untuk Segala Usia

Lifestyle | Sabtu, 14 April 2018 | 13:27 WIB

Ternyata, Inilah yang Membuat Bayi Lahir dengan Cacat Jantung

Ternyata, Inilah yang Membuat Bayi Lahir dengan Cacat Jantung

Health | Senin, 02 April 2018 | 17:25 WIB

Terkini

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB