Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing

Ririn Indriani | Firsta Nodia
Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing
Ilustrasi kaki terasa sakit seperti tersengat listrik. (Shutterstock)

Wanita asal Perancis terinfeksi cacing, karena sering kontak dengan kucing peliharaannya.

Suara.com - Seorang wanita di Perancis mengeluh sakit di kakinya seperti tersengat listrik ketika digerakkan, ternyata setelah diperiksa dokter karena tulang belakangnya terinfeksi cacing.

Kasus ini memang langka terjadi, tapi siapapun termasuk Anda harus waspada, karena keluhan yang dialami perempuan yang tak disebut namanya itu ternyata berawal dari seringnya kontak langsung dengan kucing peliharaan yang terinfeksi cacing pita.

Penyebab itu diketahuinya setelah perempuan itu mengunjungi Unit Gawat Darurat Centre Hospitalier Universitaire de Dijon di Perancis. Kepada dokter, ia mengatakan bahwa kakinya kerap merasa lemas dan ketika digerakkan seperti tersengat listrik.

Tes darah menunjukkan jumlah sel darah putihnya meningkat hingga 18.800. Padahal dalam kondisi normal, sel darah putih berada dalam kisaran jumlah 4000-10.000. Pemeriksaan lanjutan MRI menunjukkan bahwa ada benjolan di tulang belakang perempuan tersebut.

Setelah menjalani proses pembedahan, dokter menemukam bahwa penyebab rasa sakit yang dialami perempuan tersebut adalah larva parasit cacing pita yang menggerogoti tulang belakangnya.

"Tes menunjukkan itu adalah Echinococcus granulosus. Parasit ini paling sering ditemukan pada hewan peliharaan seperti anjing, domba, sapi, kambing dan babi," ujar dokter yang menanganinya seperti dilansir dari laman Nypost.

Perempuan tersebut mengaku memiliki kucing peliharaan dan sering melakukan kontak dengannya. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Echinococcus granulosus dapat tumbuh antara 2 hingga 7 mm. Dalam kasus langka saat menginfeksi manusia, parasit tidak menyebabkan gejala, tapi dapat memicu kista yang tumbuh lambat di sistem saraf pusat, organ termasuk hati dan paru-paru, serta tulang.

Echinococcus granulosus umumnya memasuki tubuh ketika seseorang secara tidak sengaja menelan telur parasit. Misalnya, jika seekor anjing terinfeksi akan ada di dalam kotorannya.

Dan jika anjing melakukan kontak dengan manusia, atau kotoran mereka mencemari tanah atau air, maka parasit itu dapat ditularkan. Jadi, hati-hati jika Anda sering melakukan kontak dengan hewan peliharaan. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah bermain dengan hewan kesayangan Anda.

 

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS