Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 13 Juli 2018 | 19:53 WIB
Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing
Ilustrasi kaki terasa sakit seperti tersengat listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita di Perancis mengeluh sakit di kakinya seperti tersengat listrik ketika digerakkan, ternyata setelah diperiksa dokter karena tulang belakangnya terinfeksi cacing.

Kasus ini memang langka terjadi, tapi siapapun termasuk Anda harus waspada, karena keluhan yang dialami perempuan yang tak disebut namanya itu ternyata berawal dari seringnya kontak langsung dengan kucing peliharaan yang terinfeksi cacing pita.

Penyebab itu diketahuinya setelah perempuan itu mengunjungi Unit Gawat Darurat Centre Hospitalier Universitaire de Dijon di Perancis. Kepada dokter, ia mengatakan bahwa kakinya kerap merasa lemas dan ketika digerakkan seperti tersengat listrik.

Tes darah menunjukkan jumlah sel darah putihnya meningkat hingga 18.800. Padahal dalam kondisi normal, sel darah putih berada dalam kisaran jumlah 4000-10.000. Pemeriksaan lanjutan MRI menunjukkan bahwa ada benjolan di tulang belakang perempuan tersebut.

Setelah menjalani proses pembedahan, dokter menemukam bahwa penyebab rasa sakit yang dialami perempuan tersebut adalah larva parasit cacing pita yang menggerogoti tulang belakangnya.

"Tes menunjukkan itu adalah Echinococcus granulosus. Parasit ini paling sering ditemukan pada hewan peliharaan seperti anjing, domba, sapi, kambing dan babi," ujar dokter yang menanganinya seperti dilansir dari laman Nypost.

Perempuan tersebut mengaku memiliki kucing peliharaan dan sering melakukan kontak dengannya. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Echinococcus granulosus dapat tumbuh antara 2 hingga 7 mm. Dalam kasus langka saat menginfeksi manusia, parasit tidak menyebabkan gejala, tapi dapat memicu kista yang tumbuh lambat di sistem saraf pusat, organ termasuk hati dan paru-paru, serta tulang.

Echinococcus granulosus umumnya memasuki tubuh ketika seseorang secara tidak sengaja menelan telur parasit. Misalnya, jika seekor anjing terinfeksi akan ada di dalam kotorannya.

Dan jika anjing melakukan kontak dengan manusia, atau kotoran mereka mencemari tanah atau air, maka parasit itu dapat ditularkan. Jadi, hati-hati jika Anda sering melakukan kontak dengan hewan peliharaan. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setelah bermain dengan hewan kesayangan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Cacing di Ikan Makarel Kaleng, Ini Efeknya Jika Masuk Tubuh

Heboh Cacing di Ikan Makarel Kaleng, Ini Efeknya Jika Masuk Tubuh

Health | Sabtu, 31 Maret 2018 | 09:30 WIB

Menkes Nila Buka Suara Soal Cacing dalam Ikan Makarel Kalengan

Menkes Nila Buka Suara Soal Cacing dalam Ikan Makarel Kalengan

Health | Kamis, 29 Maret 2018 | 19:00 WIB

Ikan Sarden Makarel Mengandung Cacing Anisakis, Berbahayakah?

Ikan Sarden Makarel Mengandung Cacing Anisakis, Berbahayakah?

Health | Kamis, 22 Maret 2018 | 15:34 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB