Cacing Pita di Otak, Bocah Ini Mengeluh Sakit Kepala Luar Biasa!

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 25 Juli 2018 | 20:11 WIB
Cacing Pita di Otak, Bocah Ini Mengeluh Sakit Kepala Luar Biasa!
Ilustrasi cacing pita di otak manusia. (National Pictures/National News and Pictures)

Suara.com - Seorang gadis kecil berusia delapan tahun di India mengeluh sakit kepala luar biasa selama berhari-hari  akibat ada cacing pita di otaknya.

Selain sakit kepala, anak perempuan yang tak disebut namanya itu juga mengalami serangan epilepsi. Ketika mengonsultasikannya ke dokter di Fortis Hospital, hasil pemeriksaan menyebut bahwa di dalam otaknya bersarang 100 telur cacing pita.

Para dokter di Fortis Hospital di New Delhi, India, mengatakan bahwa telur cacing masuk ke dalam otak gadis itu melalui aliran darah sehingga menyebabkan pembengkakan besar. Itu sebabnya saat dirawat di rumah sakit, gadis itu hampir tidak sadarkan diri.

"Pemindaian di otaknya menunjukkan lebih dari 100 titik putih terbentuk, karena telur cacing pita. Ketika telur mencapai otak melalui sistem saraf, mereka menyebabkan neurocysticercosis, yang ditandai dengan sakit kepala yang parah, serangan epilepsi dan kebingungan," ujar Dr. Praveen Gupta, direktur neurologi di Fortis Hospital, dilansir Nypost.com.

Infeksi cacing pita, menurut Gupta, biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan parasit.

"Jika Anda menelan telur cacing pita tertentu, mereka dapat bermigrasi ke luar usus Anda dan membentuk kumpulan telur menyerupai tumor di jaringan tubuh dan organ. Ketika Anda menelan telur cacing pita, mereka akan berkembang menjadi cacing pita dewasa di usus Anda," sebut penjelasan di Mayo Clinic.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), penyebab yang mungkin dalam kasus gadis ini adalah Taenia solium atau juga dikenal sebagai "cacing pita babi". Infeksi cacing ini biasanya disebabkan oleh konsumsi daging mentah atau setengah matang.

"Infeksi dengan cacing pita T. solium dapat mengakibatkan cysticercosis, yang dapat menjadi penyakit yang sangat serius seperti kejang dan kerusakan otot atau mata," ujar CDC.

Gupta mengatakan mereka fokus untuk mengurangi pembengkakan otak gadis itu sebelum memberikan obat-obatan.

“Perawatan medis dimulai dengan mengurangi bengkaknya dengan dekongestan kemudian diberi steroid. Secara bertahap kista (telur cacing pita) diobati dengan menggunakan terapi anthelmintik dengan albendazole," tambah Gupta.

Beberapa hari setelah dirawat di rumah sakit, orangtua gadis itu mengatakan bahwa kesehatan putri mereka pulih kembali. Ia pun mengungkapkan bahwa putri mereka sudah kembali ke sekolah.

“Kami sama sekali tidak tahu bahwa putri kami yang sehat dan ceria bisa mendapatkan penyakit yang mengerikan seperti itu. Tapi saya pikir kami sangat beruntung Ia mendapatkan perawatan tepat,” kata ayah gadis itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing

Seperti Tersengat Listrik, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Cacing

Health | Jum'at, 13 Juli 2018 | 19:53 WIB

Pakai Bra Kekecilan, Awas Diintai Sakit Kepala!

Pakai Bra Kekecilan, Awas Diintai Sakit Kepala!

Health | Selasa, 10 Juli 2018 | 19:52 WIB

Otak Beku Setelah Minum Es, Ini Penjelasannya

Otak Beku Setelah Minum Es, Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 24 Mei 2018 | 16:22 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×