Jumlah Perokok Meningkat, Puskesmas Wajib Buat Penyuluhan

RR Ukirsari Manggalani, Risna Halidi

Kamis, 23 Agustus 2018 | 10:00 WIB
Jumlah Perokok Meningkat, Puskesmas Wajib Buat Penyuluhan
Ilustrasi asap rokok [Pixabay].

Suara.com - Meningkatnya kasus perokok anak di masyarakat membuat Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC) dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, dr. Sumarjati Arjoso mempertanyakan fungsi dan peran Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat.

Kata Sumarjati, sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas seharusnya turun langsung dan ikut berusaha menekan tingkat prevalensi merokok di kalangan remaja.

"Kalau ada masalah, Puskesmas wajib ke lapangan mengadakan penyuluhan. Karena Puskesmas ada BOK atau biaya operasional kegiatan. Itu seharusnya mendorong Puskesmas datang ke lapangan," ujar Sumarjati di Jakarta, Selasa, (21/08/2018) lalu.

Meski begitu, Sumarjati sadar tak bisa menyalahkan sepenuhnya Puskesmas. "Puskesmas sekarang lebih banyak menangani BPJS, sehingga kurang ke lapangan. Hal ini dibutuhkan kepemimpinan yang tegas."

Seruan Sumarjati didasari atas fakta semakin meningkatnya angka perokok pemula di kalangan masyarakat, baik di kota maupun desa.

Menurut penelitian yang dilakukan TCSC IAKMI di 15 kota atau kabupaten pada 2017 dikatakan, sebesar 83 persen anak dan remaja usia di bawah 18 tahun terpapar iklan rokok melalui media televisi.

Mereka memiliki peluang 2,24 kali lebih besar untuk menjadi perokok dibandingkan dengan anak yang tidak terpapar iklan rokok lewat televisi.

Selain mengingatkan pentingnya peran Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, IAKMI juga mempertanyakan komitmen pemerintah dalam hal regulasi.

"Tanpa kemauan yang tinggi untuk membuat kebijakan pengendalian tembakau yang kuat dan komprehensif serta implementasi yang ketat, baby smoker akan terus bermunculan, semakin  dini usianya dan semakin banyak jumlahnya," tutup Sumarjati Arjoso.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angka Perkawinan Anak Tinggi, Begini Strategi Yohana Yambise

Angka Perkawinan Anak Tinggi, Begini Strategi Yohana Yambise

Lifestyle | Selasa, 07 Agustus 2018 | 13:57 WIB

Gempa Lombok, Kemenkes Kerahkan Petugas Kesehatan Tambahan

Gempa Lombok, Kemenkes Kerahkan Petugas Kesehatan Tambahan

News | Senin, 30 Juli 2018 | 09:32 WIB

Smartphone Meledak, Lukai Remaja Putri

Smartphone Meledak, Lukai Remaja Putri

Tekno | Minggu, 15 Juli 2018 | 23:00 WIB

Benarkah Obat dari Puskesmas Tak Tokcer?

Benarkah Obat dari Puskesmas Tak Tokcer?

Health | Selasa, 12 Desember 2017 | 16:41 WIB

Puskesmas Kebon Jeruk Sohor di Internet, Ternyata Seperti Ini Toh

Puskesmas Kebon Jeruk Sohor di Internet, Ternyata Seperti Ini Toh

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:45 WIB

Terkini

Tak Cuma Menyedapkan Masakan, Minyak Wijen Juga Punya Manfaat untuk Penderita Hipertensi

Tak Cuma Menyedapkan Masakan, Minyak Wijen Juga Punya Manfaat untuk Penderita Hipertensi

Health | Senin, 02 November 2026 | 14:55 WIB

RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika

RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika

Jogja | Senin, 02 November 2026 | 14:55 WIB

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:52 WIB

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:51 WIB

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Senin, 02 November 2026 | 14:49 WIB

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

×