Anda Alergi Alkohol? Ini Penyebab dan yang Harus Dilakukan

Silfa Humairah Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 23 Agustus 2018 | 12:24 WIB
Anda Alergi Alkohol? Ini Penyebab dan yang Harus Dilakukan
Ilustrasi minuman beralkohol, sampanye. (Shutterstock)

Suara.com - Intoleransi alkohol atau alergi alkohol adalah kondisi genetik di mana tubuh Anda tidak dapat mencerna alkohol secara efektif, yang menyebabkan beberapa efek samping ketika Anda mengonsumsinya.

Biasanya, penderita akan mengalami reaksi tidak menyenangkan yang sangat mirip dengan reaksi alergi setelah mengkonsumsi alkohol, baik banyak maupun hanya sedikit.

Seperti kulit yang memerah, hidung pengap, mual, muntah, gatal pada kulit, mulut dan hidung, eksim, atau kesulitan bernapas.

Sebagian besar mereka yang memiliki alergi alkohol sebenarnya karena tubuh tidak bisa menerima beberapa bahan yang ada di dalam minuman beralkohol, seperti gandum, barley, beras, hop, gandum hitam, anggur dan ragi.

Lantas, apalagi yang menyebabkan Anda memiliki alergi alkohol? Berikut penyebabnya dilansir dari Boldsky.

1. Kurangnya enzim yang tepat di dalam tubuh

Intoleransi terjadi ketika tubuh Anda tidak memiliki enzim untuk memecah racun yang ada di dalam alkohol atau tubuh memiliki enzim yang disfungsional.

Banyak orang, terutama mereka yang keturunan Asia memiliki dehidrogenase acetaldehyde yang tidak cukup. Ini adalah enzim yang bertanggung jawab untuk memecah racun alkohol.

Ketika enzim ini kurang diproduksi tubuh, racun acetaldehyde dalam alkohol tidak dapat diubah menjadi asam asetat sehingga memunculkan reaksi buruk pada tubuh.

Acetaldehyde terakumulasi di hati, kadang-kadang memiliki efek karsinogenik pada tubuh. Ini biasanya disebut sebagai reaksi 'Asian flush'.

2. Intoleransi Histamin

Histamin adalah bahan kimia yang secara alami ada di dalam tubuh kita dan mereka juga hadir dalam minuman beralkohol.

Ketika histamin ini tidak tercerna dengan baik oleh tubuh, ia akan berakumulasi menyebabkan timbulnya reaksi alergi dan intoleransi alkohol.

3. Intoleransi Sulfit

Sulfit telah digunakan sejak zaman dahulu untuk pengawetan makanan dan minuman yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Mereka juga secara alami hadir di dalam wine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Peminum Alkohol Rentan Kena Obesitas

Studi: Peminum Alkohol Rentan Kena Obesitas

Health | Kamis, 09 Agustus 2018 | 19:00 WIB

5 Penyakit Langka yang Mengerikan, Nomor 1 Mirip Manusia Serigala

5 Penyakit Langka yang Mengerikan, Nomor 1 Mirip Manusia Serigala

Health | Rabu, 08 Agustus 2018 | 15:45 WIB

Kelainan Genetik Hantui Wanita yang Hamil di Atas Usia 36 Tahun

Kelainan Genetik Hantui Wanita yang Hamil di Atas Usia 36 Tahun

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 14:54 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB