Turunkan Berat Badan Drastis, Perempuan Ini Akhirnya Bisa Hamil

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Minggu, 26 Agustus 2018 | 15:00 WIB
Turunkan Berat Badan Drastis, Perempuan Ini Akhirnya Bisa Hamil
(Anna Rodrigues dan suami / SWNS.com)

Suara.com - Banyak pasangan tentunya yang mendambakan memiliki anak dalam pernikahan mereka, baik pengantin baru atau pasangan yang sudah lama menikah.

Namun, ada yang mendapatkan kesulitan dan harus melakukan berbagai cara agar keinginan mereka terwujud.

Seperti yang dialami oleh Anna Rodrigues yang memiliki masalah sindrom ovarium polikistik, yakni gangguan keseimbangan kadar hormonal.

Pada sindrom ini, tubuh perempuan akan memproduksi hormon laki-laki (androgen) secara berlebihan.

Selain kesulitan hamil, gejalanya termasuk berat badan yang tinggi dan pertumbuhan rambut yang berlebihan.

Karena itulah, satu-satunya jalan agar wanita berusia 34 tahun tersebut bisa hamil ialah melalui prosedur IVF atau bayi tabung seperti dikutip di independent.

Sayangnya, perempuan yang berprofesi sebagai seorang praktisi perawat dari Andoversford, Gloucestershire ini diberi tahu pada Februari 2017 lalu, bahwa berat badannya yang mencapai 15 stone atau sekitar 95 kilogram terlalu tinggi untuk bisa menjalani prosedur tersebut.

(Anna Rodrigues / SWNS.com)
(Anna Rodrigues / SWNS.com)

Untuk itu, Rodrigues harus mempertimbangkan untuk mengurangi karbohidrat dan memutuskan untuk membuat perubahan.

Ia pun akhirnya bertemu dengan pakar perencanaan penurunan berat badan, Cambridge Weight Plan andTewkesbury, bersama konsultan Sarah Hall.

"Saya mencurahkan isi hatiku padanya dalam pesan yang sangat panjang. (Untuk bisa hamil) aku memang harus berjuang dengan berat badanku, tetapi saya tidak menyadari bahwa ternyata saya juga memiliki ovarium polikistik yang menyulitkan untuk hamil," kata dia.

Rodrigues mengatakan dia juga menjalani diet yang salah selama ini.

"Saya makan semua hal yang salah, makanan bungkus, keripik dan cokelat di siang hari dan membawa pulang teh. Tapi saya bertekad untuk berubah sehingga aku bisa memiliki bayi, itu selalu menjadi impian saya," katanya.

Ia pun mengikuti saran konsultan perencanaan berat badan dan mulai pergi ke gym untuk olahraga.

Rodrigues akhirnya bisa kehilangan tiga stones atau 19 kilogram dalam waktu empat bulan.

(Anna Rodrigues / SWNS.com)
(Anna Rodrigues / SWNS.com)

Setelah bertransformasi dan mendapatkan berat badan yang ideal, dia pun kembali datang ke konsultan kesuburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kata Pakar, Alasan Pria dan Wanita Selingkuh Ternyata Berbeda

Kata Pakar, Alasan Pria dan Wanita Selingkuh Ternyata Berbeda

Lifestyle | Kamis, 23 Agustus 2018 | 16:49 WIB

Ini Usia Terbaik Wanita Memiliki Anak Tanpa Mengganggu Karier

Ini Usia Terbaik Wanita Memiliki Anak Tanpa Mengganggu Karier

Lifestyle | Kamis, 23 Agustus 2018 | 14:28 WIB

Sering Bertengkar dengan Pasangan, Hati-hati Gangguan Pencernaan

Sering Bertengkar dengan Pasangan, Hati-hati Gangguan Pencernaan

Health | Rabu, 22 Agustus 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×